Penemuan Wanita Muda Dalam Kondisi Tangan Terikat di Desa Cawang Lama Pagar Alam Akhirnya Meninggal

Wanita yang ditemukan warga Cawang Lama, Pagar Alam pada Minggu (31/7/2022) lalu dalam kondisi terikat dan badan penuh memar akhirnya meninggal

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: adi kurniawan
Tribunnews
Ilustrasi -- Wanita yang ditemukan warga Desa Cawang Lama Kecamatan Dempo Utara Kota Pagar Alam pada Minggu (31/7/2022) lalu, dalam kondisi tangan terikat dan badan penuh memar dan luka dikabarkan sudah meninggal dunia. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGAR ALAM - Wanita yang ditemukan warga Desa Cawang Lama Kecamatan Dempo Utara Kota Pagar Alam pada Minggu (31/7/2022) lalu dalam kondisi tangan terikat dan badan penuh memar dan luka dikabarkan sudah meninggal dunia.


Korban dengan inisial MI (20) yang mengontrak dikawasan Jalan Gunung tersebut meninggal setelah sempat mendapat perawatan intensif di RSUD Besemah, namun pada Senin (1/8/2022) korban dinyatakan meninggal dunia.


Kapolres Pagar Alam AKBP Arif Harsono SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Najamudin membenarkan jika wanita yang ditemukan warga Desa Cawang Lama pada Minggu (31/7/2022) kemarin dalam kondisi terikat dan tak sadarkan diri sudah meninggal dunia.


"Korban saat ditemukan warga dalam kondisi setengah sadar dan bagian tangannya terikat. Memang saat ini kondisinya kritis karena ada luka dibagian belakang kepala," ujar Kasat.


Setelah mendapat laporan warga anggota Polres Pagar Alam langsung kelokasi dan membawa korban ke Puskesmas terdekat. Namun karena kondisi korban sudah memprihatinkan langsung dirujuk ke RS Besemah.


"Memang saat kita bawa ke RS Besemah korban masih dalam kondisi kritis dan tidak bisa berkomunikasi lagi. Bahkan kita tidak bisa menanyakan kejadian yang mengalaminya sebelum ditemukan warga," katanya.


Namun hanya berselang satu hari korban dinyatakan meninggal dunia dan langsung dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan.


"Untuk kasus ini kita masih melakukan penyelidikan. Jadi belum tahu apa motif dari kekerasan yang dialami korban sebelum ditemukan oleh warga. Petugas sampai saat ini masih terus mencari tahu siapa saja orang yang terakhir bertemu korban," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved