Berita Ogan Ilir

Gandeng Balitek Unsri, Bupati Panca Pastikan Seleksi Bacakades Ogan Ilir Transparan dan Akuntabel

Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar memastikan seleksi bakal calon kepala desa (bacakades) berlangsung transparan

Editor: Odi Aria
Tribunsumsel.com/Agung Dwipayana
Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar memantau proses seleksi bacakades di Balitek Unsri di Palembang, Minggu (30/7/2022). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar memastikan seleksi bakal calon kepala desa (bacakades) berlangsung transparan, objektif dan akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan.

 

Hal tersebut diungkapkan Panca Wijaya Akbar saat meninjau langsung seleksi Bacakades Ogan Ilir yang dilaksanakan di Balitek FISIP Universitas Sriwijaya (Unsri) di Palembang.


"Kami (Pemkab Ogan Ilir) menggandeng Balitek Unsri untuk menyeleksi bacakades. Saya pastikan seleksi ini transparan, objektif dan akuntabel. Jadi para bacakades harus serius mengikuti seleksi ini," ujar Panca, Minggu (30/7/2022).


Panca menjelaskan, bacakades yang mengikuti seleksi tersebut berasal dari desa yang memiliki lebih dari lima calon kepala desa.


"Ada 93 bacakades yang ikut seleksi dan ini syarat yang ditetapkan bagi desa yang memiliki lima bacakades, sebelum ditetapkan sebagai calon kades," jelasnya.


Putra Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya ini juga berpesan, para bacakades yang tak lolos agar tak berkecil hati.


Dan bagi yang lolos seleksi, harus mempersiapkan diri untuk tahapan selanjutnya.


"Baik yang lolos atau tidak lolos tetap menjaga kondusifitas desanya masing-masing. Dan bersama-sama menyukseskan Pilkades serentak di Ogan Ilir," pesan Panca.


Kepala Balitek Unsri, Prof. Dr. Alfitri menerangkan, penilaian peserta menggabungkan dua komposisi penilaian.


Yakni portofolio terdiri dari beberapa unsur yakni tingkat pendidikan, pengalaman kerja dan ditambah hasil tes hari ini sebanyak 100 soal. 


"Penggabungan kedua kelompok akan menghasilkan total nilai yang akan diperingkatkan. Kades yang memiliki nilai terendah, tentu akan tereliminasi," jelasnya.


Dilanjutkan Alfitri, ada empat materi soal meliputi pengetahuan Pancasila dan UUD 1945, pemerintahan, pengetahuan umum dan pengetahuan lokal.


"Materi soal disusun oleh tim yang sangat pengalaman dan disesuaikan oleh para peserta. Sebarannya ada 60 soal mudah, 25 soal sedang dan ada 15 soal sulit," terangnya

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved