Kabar Selebritis

18 HARI Sudah Penyanyi Nindy Ayunda Kenal Cekal, 3 Kali Mangkir Kasus Penyekapan Eks Sopir

Polres Metro Jakarta Selatan menerbitkan surat untuk membawa Nindy Ayunda ke hadapan penyidik pada Senin (18/7/2022) setelah tiga kali mangkir.

Editor: Wiedarto
Instagram
Penyanyi Nindy Ayunda kena cekal setelah sempat tiga kali mangkir dari panggilan polisi. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA--Setelah sempat tiga kali mangkir dari panggilan polisi, akhirnya penyanyi Nindy Ayunda kena cekal. Pelantun 'Untuk Sahabat' itu tak bisa lagi ke luar negeri.

Polres Metro Jakarta Selatan menerbitkan surat pencekalan terhadap terlapor Nindy Ayunda atas kasus dugaan penyekapan eks sopir pribadinya, Sulaiman. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan.

"Benar (Nindy Ayunda dicekal ke luar negeri)," kata Zulpan saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (28/7/2022). Zulpan mengungkapkan, surat pencekalan terhadap Nindy Ayunda sudah diterbitkan Polres Metro Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. "Sudah berjalan 18 hari pencekalannya," ungkap Zulpan.

Kendati demikian, Zulpan tidak mengungkapkan alasan pencekalan terhadap Nindy Ayunda. Sebagai informasi, Polres Metro Jakarta Selatan menerbitkan surat untuk membawa Nindy Ayunda ke hadapan penyidik pada Senin (18/7/2022) setelah tiga kali mangkir.


Sementara itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus dugaan penyekapan itu.

Pada Kamis, (28/7/2022), Nindy Ayunda akhirnya menjalani pemeriksaan sebagai terlapor usai tiga kali mangkir. Pelantun "Untuk Sahabat" itu disebut selesai menjalani pemeriksaan pada Jumat (29/7/2022).


Dalam laporannya, Rini Diana menyatakan suaminya, Sulaiman, yang merupakan mantan sopir Nindy Ayunda diduga menjadi korban penyekapan pelantun "Untuk Sahabat" itu. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/904/II/YAN2.5/2021/SPKT PMJ dengan sangkaan Pasal 333 KUHP tentang Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Orang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved