Jangan Disepelekan, Ini Manfaat Skrining BPJS Kesehatan Lengkap Dengan Cara Skrining Kesehatan

BPJS Kesehatan mengimbau agar masyarakat mau untuk melakukan skrining BPJS Kesehatan atau diteksi kesehatan dini.

Penulis: Chairul Nisyah | Editor: adi kurniawan
sripoku.com/maya
Program skrining BPJS Kesehatan atau skrining kesehatan dari BPJS tujuannya untuk menditeksi kesehatan dini. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Beredar pesan di aplikas Whatsapp, yang menginformasikan bahwa peserta BPJS Kesehatan, wajib untuk melakukan skrining BPJS Kesehatan.

Berdasarkan pesan singkat tersebut peserta BPJS Kesehatan diimbau untuk skrining BPJS Kesehatan atau skrining kesehatan mulai berlaku sejak Jum'at (17/7/2022).

Terkait informasi tersebut, Humas BPJS Kesehatan Kota Palembang, Hendra membenarkan bahwa memang BPJS Kesehatan mengimbau agar masyarakat mau untuk melakukan skrining BPJS Kesehatan atau diteksi kesehatan dini dari skrining kesehatan.

"Memang, skrining kesehatan tidak menjadi keharusan, namun kami mengimbau sebaiknya  peserta BPJS Kesehatan mau skrining, tujuannya untuk deteksi dini penyakit yang di derita," ujar Hendra, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin  (18/7/2022).

Ia menjelaskan, skrining BPJS Kesehatan mudah dilakukan, peserta hanya perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan sederhana.

"Peserta yang mau skrining BPJS Kesehatan hanya perlu menjawab beberapa pertanyaan. Misalnya, sering buang air kecil atau tidak waktu malam hari dan yang lainnya."

"Nanti dari jawaban peserta maka dapat diketahui kondisi peserta memiliki risiko penyakit yang berpotensi atau tidak," jelasnya.

Hendra juga mengatakan tidak ada syarat khusus untuk melakukan skrining BPJS Kesehatan.

Proses skrining kesehatan sendiri dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN atau datang langsung ke Faskes 1, yang nantinya akan dibantu langsung oleh petugas. 

Humas BPJS Kesehatan Kota Palembang, Hendra menjelaskan jika skrining dilakukan sebagai upaya memberikan layanan kesehatan yang komprehensif kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Skrining ini pun hanya dilakukan minimal sekali setiap tahun dan dapat diikuti oleh seluruh peserta JKN khususnya yang berusia 15 tahun keatas. Nanti

setiap tahun, peserta dapat melakukan skrining ulang sehingga kondisi kesehatan peserta dapat terpantau," ujar Hendra.

Dengan skrining riwayat kesehatan, Peserta JKN dapat mengetahui potensi risiko penyakit kronis, meliputi Diabetes Mellitus, Hipertensi, Ginjal Kronik dan Jantung Koroner, sedini mungkin sehingga dapat dicegah agar tidak terjadi penyakit.

"Maka kami ajak masyarakat Palembang untuk mau melakukan skrining kesehatan," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved