PAMIT Nagih Uang Cabai, Pedagang di Kota Lubuklinggau Sumsel Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri

Yoyo ditemukan tergantung di rumahnya, di Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Sabtu (16/7/2022) malam.

Editor: pairat
Dok.Polres Lubuklinggau.
Yoyo Hermanto (39 tahun) seorang pedagang di Kota Lubuklinggau Sumatra Selatan (Sumsel) ditemukan tewas tergantung. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Yoyo Hermanto (39 tahun) seorang pedagang di Kota Lubuklinggau Sumatra Selatan (Sumsel) ditemukan tewas tergantung.

Yoyo ditemukan tergantung di rumahnya, di Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Sabtu (16/7/2022) malam.

Saat ditemukan korban dalam kondisi lidah terjulur, keluar kotoran dari kemaluan depan dan anusnya.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi melalui Kapolsek Lubuklinggau Selatan, AKP Al-Hilal didampingi Kapolpos Lubuklinggau Selatan, Ipda Jemmy Gumayel mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh keponakan istrinya.

Ilustrasi: Tali tambang yang digunakan seseorang gantung diri.
Ilustrasi: Tali tambang yang digunakan seseorang gantung diri. (Ist)

Saat itu keponakannya Dedi (30 tahun) warga Desa Kampung Jeruk, Kecamatan Sindang Beliti, Kabupaten Rejang Lebong sedang menetap sementara di rumah korban membantu berdagang di Pasar Moneng Sepati.

"Keterangan Dedi sekira pukul 16.30 Wib mereka pulang ke rumah korban bersama keponakanya melihat rumah gelap," ungkap Jemmy pada wartawan, Minggu (17/7/2022).

Kemudian mereka melihat situasi rumah dalam keadaan terkunci, lalu Dedi masuk ke dalam rumah dan menyalakan lampu bagian dalam, lalu mereka dikagetkan melihat ke arah kamar pintu rumah korban
terbuka menemukan Yoyo tersandar ke dinding.

"Kondisinya tersendar di kamar dengan tali terikat di lehernya, kemudian  saksi  menghubungi bibinya serta  memanggil  warga sekitar dan memanggil ketua RT setempat," ujarnya.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan teman Yoyo, Lekat  (28 Tahun) warga Kelurahan Taba Jemekeh menuturkan, sebelum kejadian korban datang ke Pasar Moneng Sepati pukul 10.00 Wib meminjam motor miliknya.

"Ketika itu korban beralasan meminjam motor untuk menagih uang dagang cabai di wilayah Megang, namun Lekat tidak mengetahui secara pasti arah selanjutnya. Kemana korban pergi hingga ditemukan kendaraannya terparkir di samping rumah korban," ungkapnya.

Lalu, sekira pukul 18.30 Wib korban di bawa ke Rumah Sakit Siti Aisyah oleh personil identifikasi Polres Lubuklinggau dan Polsek Lubuklinggau Selatan untuk dilakukan Visum et Repertum.

"Sekira pukul 20.45 Wib Korban dibawa ke rumah duka oleh pihak keluarga,"  ujarnya. (Joy) 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved