Berita Palembang

Kejurda Drag Race Drag Bike Gubernur Championship di JSC Ditunda, Ini Kata Panitia Penyelenggara

dragster kecewa lantaran Kejurda Drag Race Drag Bike Gubernur Championship 4 Tahun Forum Silaturahmi Pemuda Sumsel

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Abdul Hafiz
Ketua Forum Silaturahmi Pemuda Sumsel (FDPSS) Ir Deliar Marzoeki MM IPM, didampingi Ketua Pelaksana Panca Titaley dan Pimpinan Perlombaan Babe Cecep SP dan Fachri. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ratusan dragster kecewa lantaran Kejurda Drag Race Drag Bike Gubernur Championship 4 Tahun Forum Silaturahmi Pemuda Sumsel seyogyanya digelar di Sirkuit Non Permanen Jakabaring 16-17 Juli 2022, mendadak mengalami penundaan pagi ini, Sabtu (16/7/2022).

Para peserta yang sudah bersiap-siap turun Kejurda Drag Race Drag Bike Gubernur Championship dengan raungan suara knalpot kehebatan teknologi mesin kendaraan serta uji nyali harus legowo menerima kenyataan distopnya event yang ditunda menjadi, Senin-Selasa (18-19 Juli 2022).

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, pihak keamanan mendatangi panitia dan menjelaskan pada saat yang bersamaan dan posisinya tidak berjauhan yakni di Wisma Atlet JSC sedang ada gelaran Kongres VI Fatayat NU.

Setelah berdiskusi antara panitia dengan para peserta, baru panitia bisa memberikan penjelasan pers.

"Kami dari pihak panitia pelaksana sudah 100 persen siap untuk menyelenggarakan namun tadi pagi baru kami mendapat kabar bahwa ini ditunda karena keamanan," ungkap Ketua Forum Silaturahmi Pemuda Sumsel (FDPSS) Ir Deliar Marzoeki MM IPM, didampingi Ketua Pelaksana Panca Titaley didampingi Pimpinan Perlombaan Babe Cecep SP dan Fachri.

Deliar yang juga menjabat Kepala Samsat UPTB Wilayah Palembang III menjelaskan, di areal ini tidak jauh 50 meter ada kegiatan nasional Kongres VI Fatayat NU, dimana di situ secara nasional dan hampir 2.000 warga nahdliyin.

"Jadi kami ikut mengambil keputusan karena kegiatan kita agak sedikit berisik, mungkin dia akan ada shalawat atau lafaz-lafaz Islam tentu akan lebih khusyuk dari nahdliyin jadi kami tunda atas persetujuan dari pihak kepolisian juga," jelasnya.

Ia bersyukur Alhamdulillah pihaknya diberi waktu hari Senin dan Selasa untuk melaksanakan event yang seyogyanya hari Sabtu dan Minggu untuk dilaksanakan.

Ia bersyukur atas pengertian para peserta. "Alhamdulillah karena disinilah kehebatan pembalap-pembalap lokal ini karena mereka haus dengan hiburan dan kami menitikberatkan kegiatan ini agar kegiatan balap liar itu dihentikan," terangnya.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved