Kabar Selebritis

PAGI Buta, OTK Bawa Uang, Istri Eks Sopir Nindy Ayunda Tak Tergiur, Dirayu Cabut Laporan Polisi

Orang-orang tersebut kemudian menawarkan sejumlah uang agar dia mencabut laporannya terhadap Nindy Ayunda

Editor: Wiedarto
Instagram
Nindy Ayunda terseret kasus dugaan penyekapan Sulaiman eks mantan sopir. Istri Sulaiman mengaku didatangi OTK agar cabut laporan polisi. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA---Kasus penyekapan eks sopir penyanyi Nindy Ayunda masih dalam penyelidikan Polres Jakarta Selatan. Namun tiba-tiba sejumlah orang tak dikenal (OTK) mendatangi rumah Sulaiman, sopir yang disekap.

Saat sejumlah orang tak dikenal itu datang, Sulaiman tak ada di tempat. Sang istri yang menemui. Belakangan diketahui OTK tersebut menjanjikan modal untuk usaha.

Rini Diana, istri eks sopir Nindy Ayunda, mengatakan rumahnya didatangi beberapa orang tak dikenal pada Jumat (15/7/2022) pagi. Orang-orang tersebut kemudian menawarkan sejumlah uang agar dia mencabut laporannya terhadap Nindy Ayunda di Polres Jakarta Selatan.

Namun, saat ditanya jumlahnya berapa yang ditawarkan oleh orang tersebut, Rini tak menjawab secara detail.

“Dia memberikan seperti kompensasi sedikit memberikan uang nominalnya enggak bisa saya sebutin untuk usaha saya agar tetap ada pemasukan. Di sini bukan masalah nominal,” ujar Rini di kawasan Bekasi, Jumat (15/7/2022).


Rini mengatakan, ia menolak mentah-mentah tawaran tersebut. Rini mengatakan, ia hanya ingin mencari keadilan atas apa yang dialami oleh suaminya.

“Di sini bukan masalah nominal, saya ingin keadilan karena nominal yang dia berikan tidak akan bisa mengembalikan keadaan suami saya,” kata Rini.


Rini mengatakan, setelah mengalami penyekapan Sulaiman kini menjadi agak berbeda dari sebelumnya. Menurut Rini, Sulaiman seperti mengalami trauma yang mendalam atas kejadian tersebut.


“Di mana suami saya tulalit, kadang suami saya ketakutan, itu tidak akan bisa mengembalikan saya hanya ingin keadilan. Saya emang orang susah, bukan berarti harga diri saya bisa dibayar dengan nominal. Saya hanya butuh keadilan,” ucap Rini. Dia berharap tidak ada lagi orang-orang itu tidak lagi mendatangi rumahnya.

“Saya mohon orang-orang yang mau iniin saya (tidak datang ke rumah saya) biar jalan sesuai dengan semestinya karena saya sudah menyerahkan ke polisi dan kuasa hukum saya biarkan keluarga saya tenang,” tutur Rini. Sebelumnya diberitakan, pada 15 Februari 2021 Rini Diana melaporkan Nindy Ayunda ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Dalam laporannya, Rini Diana menyatakan suaminya, Sulaiman, menjadi korban dugaan penyekapan oleh Nindy Ayunda. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/904/II/YAN2.5/2021/SPKT PMJ dengan sangkaan Pasal 333 KUHP tentang Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Orang.

 

Sementara, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus dugaan penyekapan itu. Laporan itu menyebutkan pada 11 Februari 2021 Sulaiman, yang matanya ditutup kain hitam, dipukul hingga ditendang pelaku.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved