Berita OKU

Rumah Kades Rantau Kumpai Kabupaten OKU Hangus Terbakar, Duka Menjelang Hari Raya Idul Adha

Duka mendalam menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 H, empat unit rumah terbakar milik warga Dusun II Desa Rantau Kumpai Kecamatan Sosoh Buay Rayap

Penulis: Leni Juwita | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Humas Polres OKU
Bhabinkamtibmas Polres OKU melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi rumah Kades dan 3 rumah warga di Dusun II Desa Rantau Kumpai Kecamatan Sosoh Buay Rayap Kabupaten OKU yang terbakar, Senin (4/7/2022). 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Duka mendalam menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 H, empat unit rumah terbakar milik warga Dusun II Desa Rantau Kumpai Kecamatan Sosoh Buay Rayap Kabupaten OKU (Ogan Komering Ulu) salah satunya rumah Kades Rantau Kumpai, Senin (4/7/2022) pukul 10.30 rata dengan tanah.

Dampak dari kebakaran tersebut, tidak ada korban jiwa hanya luka bakar ringan dan menghanguskan barang berharga lainnya, untuk menyambut Hari Raya Idul Adha terpaksa harus mengungsi di rumah keluarga yang tinggal di satu desa.

Saat itu, masyarakat Desa Rantau Kumpai dan pemadam kebakaran sulit memadamkan api, lantaran rumah panggung semi permanen itu rumahnya berdempetan dan kobaran api semakin besar dan cepat membakar dinding papan rumah yang terbuat dari kayu.

Keempat unit rumah tersebut yakni, milik Untung Hadinata bin Supli Efendi (40) Kades Desa Rantau Kumpai.

Kemudian rumah Joni Haryanto alias Juned bin Nurzen (40) petani, rumahnya habis rata dengan tanah dilalap api.

Lalu rumah  M Sukri bin M Dani (45) petani, rumahnya habis rata dengan tanah dilahab api selanjutnya rumah Subli bin Ahmad zainudin (45).

Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo SIk melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Syafaruddin SH menjelaskan, kronologis kejadian sekitar pukul 10.30 WIB warga melihat api berasal dari rumah Joni Hariyanto, selanjutnya api menyambar ke rumah M Sukri dan ke rumah Untung Hadinata (Kades), lidah api selanjutnya menyambar bangunan rumah Subli.

Kebakaran rumah Kepala Desa Rantau Kumpai bersama 3 rumah warga lainnya, menurut keterangan warga di sekitar lokasi kebakaran, api diduga akibat dari konsleting listrik.

Api yang membakar empat unit rumah tersebut cepat membesar dan membakar rumah warga dikarenakan sebagian rumah yang terbakar terbuat dari papan (kayu), serta warga sulit untuk melakukan Pemadaman Api. 

Berdasarkan keterangan saksi Mando bin Joni Haryanto (18) saat menyadari rumahnya terbakar Mando langsung membangunkan adiknya bernama Mierza (16) yang tengah tidur siang.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved