Berita Palembang

HARGA Minyak Goreng di Palembang Turun Signifikan, Ini Daftar Harga Terbaru di Supermarket Diamond

harga minyak goreng sawit premium sudah mulai turun harga namun baru Tropical saja yang menurunkan harganya.

Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Chairul Nisyah
Seorang pembeli tampak melihat sejumlah minyak goreng di salah satu minimarket di Palembang, Rabu (27/4/2022). Di Supermarket Diamond Palembang dijual mulai Rp 39 ribuan. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sejumlah merk minyak goreng kemasan 2 liter di Palembang alami penurunan.

Penurunan harga minyak goreng di Palembang terjadi cukup signifikan hingga Rp 11 ribu per kemasan. Salah satu store yang menjual minyak goreng dengan penurunan harga adalah Supermarket Diamond Palembang.

Store Manager Supermarket Diamond, James Liwang mengatakan harga minyak goreng kemasan 2 liter yang mengalami penurunan adalah merek Tropical botol ukuran 2 liter dari semula harga Rp 51 ribu per botol turun jadi Rp 39.900 per botol.

"Sejak empat hari lalu turun harga minyak goreng 2 liter turun sehingga banyak yang sudah beli," ujar James, Rabu (28/6/2022).


James mengatakan menurut informasi yang dia dapat memang harga minyak goreng sawit premium sudah mulai turun harga namun baru Tropical saja yang menurunkan harganya.

Merek lain harganya masih tinggi di atas Rp 40 ribuan per 2 liter.

SunCo kemasan refil 2 liter misalnya harganya masih dibandrol Rp 47 ribu meski sudah promo turun Rp 2 ribu dari harga normal.

Sedangkan minyak goreng fortune juga dibandrol Rp 47 ribu kemasan refil 2 liter, bimoli kemasan 1 liter dibandrol Rp 23 ribu, M&M kemasan bantal dibandrol Rp 22.22 ribu 1 liter.

Saat minyak goreng mulai berangsur turun harganya, justru tepung terigu naik karena dampak perang Rusia ke Ukraina yang menyebabkan pasukan gandum Ukraina tidak bisa diekspor sehingga berdampak pada naiknya harga tepung terigu beserta produk olahannya seperti mie instan.

Tepung terigu protein rendah atau Segitiga biru dibandrol Rp 13.200 per kg, tepung terigu protein tinggi Cakra dibandrol Rp 13.850 per kg, dan tepung terigu protein sedang Kunci biru dibandrol Rp 12.800 per kg.

James mengatakan tepung terigu harganya naik sekitar Rp 1-2 ribu rupiah dibarengi juga harga mie instan yang juga bakal kembali naik lagi.


 
Mie instan dipastikan harganya bakal naik awal pekan depan karena sudah ada produsen yang menawarkan apakah akan menyetok barang lebih banyak sebelum harga naik.

"Senin depan naik mi instan tapi belum tahu berapa besar kenaikannya sebab kami sudah ditawari mau stok atau tidak," kata Jemes.

Sementara itu harga minyak goreng di minimarket Indomaret di kawasan Perumnas misalnya harga minyak goreng Tropical juga sudah turun menjadi Rp 41.500 per 2 liter kemasan botol.

Sementara itu minyak merek lain harganya masih sama ada yang masih dibandrol di atas Rp 40 ribuan per 2 liter.

Sementara itu harga mie instan sudah dibandrol Rp 3.100 untuk merek Indomie hampir semua merek kecuali mie rebus rasa kaldu udang yang masih dibandrol di bawah Rp 3.000 per bungkus.

 

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved