Berita Sriwijaya FC

Setelah Yu Hyun Koo, Sriwijaya FC Segera Umumkan Pemain Naturalisasi Lagi Ini Sosok dan Posisinya

Pemain naturalisasi incaran Sriwijaya FC itu seperti penyerang naturalisasi seperti Guy Junior, Raphael Maitimo, hingga Beto, untuk Liga 2 Indonesia

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: adi kurniawan
Handout
Beto dan Guy Junior -- Sriwijaya FC bakal boyong penyerang naturalisasi seperti Guy Junior, Raphael Maitimo, hingga Beto, untuk Liga 2 Indonesia mendatang. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Pasca Sriwijaya FC melakukan penandatanganan kontrak dengan pemain naturalisasi asal Korea Selatan Yu Hyun Koo bersama SFC, jelang Liga 2 Indonesia.

Manajemen Sriwijaya FC menyatakan segera mengumumkan satu lagi pemain naturalisasi yang SFC sudah disiapkan penandatanganan kontraknya bersama SFC

Pemain naturalisasi incaran Sriwijaya FC itu seperti penyerang naturalisasi seperti Guy Junior Ondoua, Raphael Maitimo, hingga Beto, untuk Liga 2 Indonesia mendatang.

"InsyaAllah kalau tidak ada halangan, ada pemain naturalisasi yang bisa kita umumkan dia merupakan bagian dari Sriwijaya FC," ungkap Direktur Teknik PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) Indrayadi SE selaku manajemen pengelola klub Sriwijaya FC, Selasa (28/6/2022). 

Indrayadi mengakui banyak pemain naturalisasi ditawarkan ke menajamen SFC, akan tetapi pihaknya terus berhitung tentang kebutuhan tim.

Dari mulai kecocokan untuk strategi yang diusung pelatih, dan banyak penilaian lain. 

"Kalau memang untuk naturalisasi selama ini ada Guy Junior yang selalu kita hubungi lewat agennya," katanya.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

"Selanjutnya ada OK John yang coba ditawarkan ke kita. Ada Maitimo (Raphael Maitimo), ada Beto (Alberto Goncalves)," kata mantan Pelatih Kiper SFC

Khusus striker naturalisasi asal Brasil Alberto 'Beto' Goncalves diakuinya secara kualitas Sriwijaya FC membutuhkan Beto. Akana  tetapi, apakah nanti Beto merupakan bagian tim yang ke depan akan  direkrut?

"Masih akan dibicarakan dengan pelatih dan akan bicarakan dengan manajemen Sriwijaya FC, kemampuan kita sampai dimana untuk mengusung pemain naturalisasi itu. Tapi kalau kita bicara kebutuhan Beto saya pikir pemain yang sangat dibutuhkan di Sriwijaya FC," terang mantan kiper PS Pusri era Galatama. 

Sementara untuk naturalisasi yang ditawarkan lainnya seperti Raphael Maitimo, OK John apakah bisa main di Sriwijaya FC, menurut Indrayadi itu bisa saja. 

"Saya pikir banyak penilaian lain yang kita lihat apakah dia bagian yang dibutuhkan di tim ini atau tidak. Itu sih yang jadi prioritas kita," jelas Indrayadi yang merupakan jebolan PPLP Sepakbola Sumsel. 

Mantan kiper asal Sungailiat Bangka, 24 April 1969 menjelaskan terkait perekrutan pemain naturalisasi, menurutnya merupakan kebutuhan tim, bicara teknis.

"Bukan karena dia naturalisasi, kalau bicara usia rata-rata usianya sudah cukup sudah maksimal untuk menjadi seorang pemain sepakbola. Bukan bicara kita harus waw dengan pemain naturalisasi. Tapi tetap bicara tentang kebutuhan tim," ujarnya. 

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Logo instagram.com/sriwijayapost/

Tapi kalau bicara teknis seperti Yu Hyun Koo, Guy Junior atau Beto, masih bisa membuat tim itu menjadi berbeda. Mengangkat sebuah tim untuk lebih perform buat secara kualitas. Kalau bicara pemain naturalisasi, bicara soal teknis, tentang kemampuan mereka. 

Jika benar kabar penyerang naturalisasi asal Kamerun, Guys Junior Ondoua bakal segera teken kontak dengan Manajemen Sriwijaya FC,setidaknya lini depan bisa aman dengan mengandalkan pemain kelahiran Douala, Kamerun 30 Agustus 1986 dan memiliki tinggi 180 cm. . 

"Kalau Guy junior di depan agak aman. Beto (Alberto Goncalves) juga Insya Allah bisa kita pinjam," ungkap Indrayadi. 

Sosok Guy Junior merupakan pemain dengan status naturalisasi rasa asing yang kenyang akan pengalaman serta trofi di berbagai klub yang pernah ia bela. Tercatat setidaknya 4 trofi yang telah dikumpulkan pemain berusia 35 tahun tersebut.

Dua trofi saat ia membela TSW Pegasus di Hongkong pada tahun 2009 serta 2 trofi lainnya ia raih di Indonesia.

Saat berkarier di Indonesia, Guy Junior sukses mempersembahkan gelar juara Liga 1 2016-2017.Pada saat itu, ia mampu mencatatkan 25 laga dengan torehan 5 gol dan 2 assist untuk The Guardian.

Selang dua musim, Guy Junior kembali torehkan prestasi bersama klub asal Sulawesi Selatan, PSM Makassar.

Ia mampu mengangkat trofi Piala Indonesia di tahun 2019 seusai di partai puncak menundukkan Persija Jakarta.

Pemain yang kerap berposisi sebagai second striker atau winger tersebut sukses menorehkan 53 laga dengan torehan 13 gol dan 4 assist bersama PSM Makassar.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel TikTok Sriwijayapost di bawah ini:

Logo TikTok Sripoku.com

Sementara di klubnya sebelumnya, Borneo FC, Guy Junior hanya mampu mencatatkan 9 laga dengan torehan 2 gol bersama Pesut Etam.

Dalam catatan kariernya, Guy Junior pernah merumput bersama Persebaya Surabaya, Persiwa Wamena, Mitra Kukar, Madura United, Bhayangkara FC, PSM Makassar, Borneo FC, hingga yang terakhir di Barito Putera. 

Guy Junior memiliki istri asal Indonesia, Cholin Misgetawati dan pasangan ini dikaruniai tiga anak bernama Moise, Aaron, Ezekiel. Posisi pemain bertinggi 182 cm itu adalah penyerang. Guy Junior merupakan pemain naturalisasi Indonesia.

Guy Junior tidak memulai karier profesional di negaranya, Kamerun. Pada tahun 2005, Guy Junior hijrah ke Indonesia untuk mencari kehidupan dari permainan lapangan hijau. Usia Guy Junior kala datang ke Indonesia masih 19 tahun.

Guy Junior pun bergabung dengan klub Divisi Satu, PS Palembang. Guy Junior pun memperkuat PS Palembang selama musim 2005. Pada musim 2006, Guy Junior pindah ke Gresik United dan tampil sebanyak 14 kali serta mencetak enam gol.

Semusim kemudian, Guy Junior pindah ke Persidafon Dafonsoro pada Divisi Utama 2007. Ketajaman Guy Junior pun keluar ketika memperkuat Gabus Sentani -julukan Persidafon. Guy Junior pun mencetak 13 gol pada musim 2007.

Permainan apik Guy Junior membawanya ke Persebaya Surabaya pada 2008. Namun, Guy Junior tak mampu mereplikasi ketajaman di Persidafon Dafonsoro. Musim 2008-2009, Guy Junior pun bergabung dengan klub di Liga Primer Hongkong.

Guy Junior bermain untuk TSW Pegasus selama setengah musim, sebelum bergabung dengan Bulleen Lions di kompetisi semi-profesional di Australia. Pada musim 2009-2010, Guy Junior kembali ke Hongkong dan bermain di Fourway Rangers di kasta kedua. Guy Junior pun bermain 18 kali dan mencetak 5 gol.

Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Kemudian, Guy Junior berturut-turut bermain di Liga Primer Hongkong dengan bermain untuk Wofoo Tai Po (2010-2011) dan Biu Chun FC (2011-2012). Pada Liga Super Indonesia 2013, Guy Junior bergabung dengan Persiwa Wamena.

Dirinya pun menjadi andalan Badai Pegunungan dengan mencetak 9 gol di Liga Super Indonesia. Guy Junior pun kemudian memperkuat PSS Sleman di Divisi Utama musim 2014. Sayangnya, meski menjadi andalan, Guy Junior bertindak indisipliner dan dipecat oleh PSS Sleman.

Kemudian, Guy Junior pun bergabung dengan Madura United pada Liga Super Indonesia 2015. Guy Junior pun ikut bermain di ISC A 2016, setelah liga pada musim 2015 dibekukan oleh FIFA. Meski begitu, Guy Junior tak menjadi andalan di Madura United

Pada Liga 1 2017, Guy Junior pindah ke Bhayangkara FC. Guy Junior pun cukup diandalkan oleh Bhayangkara FC, meski hanya menjadi pemain pelapis, sukses mencetak 5 gol serta mengantar klub itu juara Liga 1 2017. Pada Liga 1 2018, Guy Junior kemudian pindah ke PSM Makassar.

Guy Junior sempat menjadi andalan dan mencetak 8 gol di musim 2018. Sayangnya, Guy Junior mengalami cedera lumayan parah di putaran pertama Liga 1 2019. Hingga putaran kedua, Guy Junior masih bermain untuk PSM Makassar.

Guy Junior belum pernah memperkuat timnas Kamerun di segala kelompok usia. Pada Juli 2016, Guy Junior pun memperoleh kewarganegaraan Indonesia. Meski begitu, performanya yang kurang konsisten membuat nama Guy Junior tak dipanggil untuk timnas Indonesia. 

Perjalanan karier Guy Junior di tahun 2005 PS Palembang, 2006 Gresik United, 2007 Persidafon Dafonsoro,  2008 Persebaya Surabaya, 2008–2009 TSW Pegasus, 2009  Bulleen Lions,  2009–2010 Fourway Rangers, 2010–2011 Wofoo Tai Po, 2011–2012 Biu Chun FC, 2013–2014 Persiwa Wamena, 2014–2015 PSS Sleman, 2016–2017 Madura United, 2017-2018 Bhayangkara, 2018–2020 PSM Makassar, 2020–2021 Borneo FC, 2022 Barito Putra, 2020.

ilustrasi
Sumbere: https://covid19.go.id/
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved