Berita Viral

Fakta Menarik Planet Jupiter, Sering Dikaitkan Mitologi Romawi, Tahun Ini Luncurkan Misi Juice

Tahukah kamu bahwa Planet Jupiter memiliki fakta menarik untuk diulas. Salah satunya soal keterkaitannya dengan Mitologi Romawi.

Penulis: Rahmaliyah | Editor: pairat
Wikipedia
Kolase Planet Jupiter 

SRIPOKU.COM - Tahukah kamu bahwa Planet Jupiter memiliki fakta menarik untuk diulas. Salah satunya soal keterkaitannya dengan mitologi romawi.

Planet Jupiter telah dikenal oleh para astronom sejak zaman kuno dan dikaitkan dengan mitologi romawi dan kepercayaan religius banyak peradaban

Dimana Planet Jupiter dinamai oleh Bangsa Romawi yang diambil dari nama dewa Jupiter dalam mitologi romawi.

Dilansir dari LAPAN, nama ini disematkan oleh sosok pengamat langit di era Romawi.

Mereka menyebut Jupiter sebagai dewa pelindung bagi kerajaan, selain itu mitologi ini juga dikaitkan dengan mitologi Yunani, yakni Dewa Zeus sebagai dewa tertinggi.

Planet Jupiter
Planet Jupiter (Pixabay/DasWortgewand)

Planet Jupiter memiliki nama lain planet Jovian atau planet luar.

Planet ini menjadi planet terdekat kelima dari Matahari setelah Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Planet ini juga merupakan planet terbesar di Tata Surya.

Jupiter merupakan raksasa gas dengan massa seperseribu massa Matahari dan dua setengah kali jumlah massa semua planet lain di Tata Surya. Planet ini dan raksasa gas lain di Tata Surya (yaitu Saturnus, Uranus, dan Neptunus)

Saat diamati dari Bumi, magnitudo tampak Jupiter dapat mencapai −2,94, yang cukup terang untuk menghasilkan bayangan, dan juga menjadikannya objek tercerah ketiga di langit malam setelah Bulan dan Venus, walaupun Mars dapat menyaingi kecerahan Jupiter pada saat tertentu.

Jupiter sebagian besar terdiri dari hidrogen dan helium. Seperempat massa Jupiter merupakan helium, walaupun jumlahnya hanya sepersepuluh komposisi Jupiter.

Planet ini mungkin memiliki inti berbatu yang terdiri dari unsur-unsur berat, namun tidak memiliki permukaan yang padat layaknya raksasa gas lainnya.

Akibat rotasinya yang cepat, planet ini berbentuk bulat pepat (terdapat tonjolan di sekitar khatulistiwa Jupiter).

Atmosfer luar terbagi menjadi beberapa lapisan di lintang yang berbeda, dan interaksi antara batas-batas lapisan tersebut menghasilkan badai.

Salah satu dampaknya adalah Bintik Merah Raksasa, yaitu badai besar yang telah diketahui keberadaannya semenjak abad ke-17 dengan menggunakan teleskop.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved