Mularis Djahri Ditahan Polda Sumsel

Ditreskrimsus Polda Sumsel Tangkap Direktur PT Campang Tiga, Ini Kesalahan Mularis Djahri

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) resmi telah menangkap Direktur PT Campang Tiga (PT CT) Mularis Djahri (MD)

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Humas Polda Sumsel
Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH, Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol M Barly Ramadhani, Kepala Kanwil DJP Sumsel Babel Romadhaniah, Kepala Kanwil BPN Kalvyn Andar Sembiring, dan Kepala Dinas Perkebunan Sumsel dan Kepala Perkebunan Sumsel Ir Agus Darwa MSi, ketika press release di Mapolda Sumsel, ditangkapnya Direktur PT Campang Tiga (PT CT) Mularis Djahri (MD). Selasa (21/6/2022). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Anggota Subdit IV dan Subdit II Perbankan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) resmi telah menangkap Direktur PT Campang Tiga (PT CT) Mularis Djahri (MD).

Ditangkapnya Mularis Djahri terkait tindak pidana perkebunan dan pencucian uang saat pelaku menjabat sebagai Direktur PT Campang Tiga tersebut dan langsung dibawa ke Mapolda Sumsel, Senin (20/6/2022) kemarin.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH mengatakan, bahwa terungkapnya hal ini berkat kolaborasi antara anggota Ditreskrimsus dengan DJP Sumsel Babel, BPN Sumsel hingga Dinas Perkebunan Sumsel, sehingga Mularis Djahri selaku Direktur Campang Tiga diamakan. 

"Pelaku melakukan aksinya dengan mengganti akte kepengurusan, jadi pelaku ini melakukan perambahan kebun dengan fakta 4,300 Hektare mereka kuasai lahan perkebunan milik PT LPI secara paksa," ujarnya, Selasa (21/6/2022).

Hal itu dilakukannya dengan cara melakukan pengelolaan lahan, penanaman dan panen Tandan buah segar (TBS) dan menjual hasil pengolahan tandan buah segar menjadi CPO serta melakukan transaksi keuangan berupa penempatan, transfer dana hasil TPA pada penyedia jasa keuangan.

Selain itu, membayar pembelian barang, melakukan pembayaran utang dengan maksud menyembunyikan dan menyamarkan hasil kejahatan.

"Pelaku telah melakukan aksi ini belasan tahun hingga anggota kita berhasil mengungkap kasus ini dengan bantuan DJP Sumsel Babel bersama BPN dan Dinas Perkebunan Sumsel," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol M Barly Ramadhani menegaskan, bahwa pelaku sudah ditetapkan tersangka setelah menangkap dan dilakukan pemeriksaan.

"Kita sudah menetapkan MD sebagai tersangka dan penahanan tadi malam (Senin,red), terungkapnya hal ini karena adanya laporan masyarakat hingga PT LPI. Sehingga dilakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi berada di Ogan Komering Ulu (OKU) Timur," ujar Kombes Pol M Barly.

Sehingga didapatkan hasil bahwa perusahaan PT Campang Tiga melakukan usaha perkebunan tanpa adanya izin.

"Kita telah melakukan pemeriksaan 33 saksi dan menetapkan tersangka dan langsung dilakukan penahanan semalam (Senin,red)," tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Kanwil DJP Sumsel Babel Romadhaniah, Kepala Kanwil BPN Kalvyn Andar Sembiring, dan Kepala Dinas Perkebunan Sumsel dan Kepala Perkebunan Sumsel Ir Agus Darwa MSi.  

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved