Berita Palembang

'Motor Tidak Saya Jual' Patahkan Setang, Pria di Palembang Bawa Kabur Motor Seharga Rp 36 Juta

Pencurian motor yang dilakukan Junaidi di depan kantor KPU Sumsel di Jakabaring, Kota Palembang, dengan cara mematahkan setang motor.

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Oki Pramadani
Junaidi kiri pelaku pencurian motor di KPU Sumsel bersama penadah saat diamankan Jatanras Polda Sumsel, Jumat (17/6/2022) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pencurian motor yang dilakukan Junaidi di depan kantor KPU Sumsel di Jakabaring, Kota Palembang, dengan cara mematahkan setang motor.

Begitu setang berhasil ia patahkan, Junaidi berhasil membawa kabur motor tersebut dari Kantor KPU Sumsel. 

Motor yang ia patahkan setangnya di kantor KPU Sumsel seharga Rp 36 juta, kemudian Junaidi gadaikan keseorang dengan harga Rp 4 juta.

Junaidi berhasil ditangkap pada Kamis (16/6/2022).

Saat hendak ditangkap Junaidi mencoba melakukan perlawanan, pelaku pencurian motor terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur.

Dalam aksinya pelaku mencuri
sepeda motor Yamaha R15 nopol BG 3980 ADK senilai Rp36 juta milik korban Mirpan (19), warga Jalan Ki Kemas Rindo, Kertapati, kota Palembang.

Sementara Herman (27), warga Jalan GHA Bastari Jakabaring yang berperan sebagai penadah dan perantara penjualan motor hasil curian juga turut ditangkap.

Sebelum beraksi tersangka terlebih dulu mencari keberadaan sepeda motor korban yang saat itu sedang diparkir di depan kantor KPU Provinsi Sumsel di Jalan Pangeran Ratu Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring, Senin (30/5/2022) sekitar pukul 18.00 WIB lalu.

Pada saat kejadian itu, korban berada di dalam kantor KPU Sumsel dan sempat mendengar suara knalpot sepeda motornya lalu keluar, namun malang motornya telah dibawa tersangka kabur.

Ditemui di Polda Sumsel tersangka Junaidi mengaku bahwa pada saat kejadian setang motor korban di patahkan.

"Setelah itu motor hidup langsung kabur, motor tidak dijual tetapi saya gadaikan Rp4 juta," jelasnya, Jumat (17/6/2022).

Sementara itu Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Agus Prihandinika SH SIK didampingi Kanit 5 AKP Ikang Ade Putra SIK membenarkan bahwa kedua pelaku sudah ditangkap.

"Karena mencoba melakukan perlawanan tersangka Junaidi kita berikan tindakan tegas dan terukur," pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved