Empat Rumah Terdampak Longsor di Muba, Warga Harapkan Ada Relokasi

Sejumlah rumah dilaporkan terdampak tanah longsor di Jalan Merdeka Lk. II Bawah Alai , Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Muba.

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Refly Permana
handout/sripoku.com
Tim BPBD Muba ketika melakukan pengecekan terkait tanah longsor di Kecamatan Sekayu. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Imbas hujan deras yang terjadi pada Senin (13/6/2022) pada pukul 00.30, sejumlah rumah dilaporkan terdampak tanah longsor di Jalan Merdeka Lk. II Bawah Alai , Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumsel.

Total ada empat rumah yang terdampak longsor ini dan posisinya kebetulan berada tepat di bibir tepian sungai Musi.

Beruntungnya dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa namun sejumlah rumah mengalami rusak parah.

Kepala BPBD Muba, Pathi Riduan, mengatakan bencana tanah longsor ini diakibatkan hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari ini dan tanah di pinggiran Sungai Musi cukup curam.

"Akibatnya tanah di bantaran Sungai Musi amblas, dan rumah yang kebetulan berada di pinggiran sungai tersebut turut ambruk sebagian," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (15/6/2022).

Kondisi saat ini beberapa rumah sangat memperhatinkan, seperti bagian dapur mengalami kerusakan dan beberapa perabotan warga seperti lemari dan rak jatuh ke sungai.

"Usai menerima laporan warga, Kabid Kedaruratan dan Logistik kita perintahkan Korlab bersama Satgas Tim Reaksi Cepat untuk berangkat ke lokasi kejadian dan langsung melakukan kaji cepat ke lokasi kejadian bencana tanah longsor," jelasnya.

Melihat kondisi sungai yang saat ini berarus deras ditambah prediksi cuaca yang akan turun terus, pihaknya memperkirakan akan ada longsor susulan.

Sementara saat ini rumah yang terdampak longsor tersebut masih ditempati oleh warga.

"Ada 5 KK yang beresiko terkena longsor susulan dan kita sudah memberu imbauan kepada warga setempat untuk lebih waspada apabila terjadi hujan deras yang dapat menyebabkan tanah longsor susulan untuk meminimalisir timbulnya korban jiwa," tegasnya.  

Sementara itu, Ujang salah satu warga yang rumahnya ambruk terkena tanah longsor mengaku sangat khawatir jika memang ada longsor susulan.

Sementara dapur rumahnya sudah ambruk dan beberapa barang jatuh ke sungai.

"Kondisi rumah kami sangat memperhatinkan apalagi bagian dapur mengalami kerusakan. Kami mengharapkan relokasi rumah dan bantuan kepada pemerintah," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved