Berita Crime

Polsek Gunung Megang Sabet Juara I Lomba Upaya Paksa

Lomba upaya paksa tersebut dibuka Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto SIk, didampingi Wakapolres, Kabag Ops, para Kasat dan Kanit.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Ardani Zuhri
Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto SIk menyerahkan trofi juara I kepada Kanit Reskrim Polsek Gunung Megang Ipda Sakarti. 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM -- Polsek Gunung Megang, berhasil menjadi yang terbaik dalam lomba  penggerebekan dan penangkapan (Upaya Paksa) yang digelar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Muara Enim dalam rangka memperingati HUT ke-76 tahun 2022 di aula lapangan tembak Mapolres Muara Enim, Rabu (8/6/2022).

Lomba upaya paksa tersebut dibuka Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto SIk, didampingi Wakapolres, Kabag Ops, para Kasat dan Kanit.

Dalam lomba tadi, diikuti semua jajaran reskrim sebanyak 10 Polsek lingkup Polres Muara Enim. 

Dari hasil lomba penggerebekan dan penangkapan (Upaya Paksa) tersebut Team Trabazz Polsek Gunung Megang meraih juara I yang diserahkan langsung oleh Kapolres Muara Enim didampingi Kasat Reskrim AKP Widhi Andika Darma SH SIK kepada Kanit Reskrim Ipda Sakarti didampingi Team Trabazz.

Polsek Gunung Megang, berhasil menjadi yang terbaik dalam lomba penggerebekan
Polsek Gunung Megang, berhasil menjadi yang terbaik dalam lomba  penggerebekan dan penangkapan (Upaya Paksa) yang digelar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Muara Enim dalam rangka memperingati HUT ke-76 tahun 2022 di aula lapangan tembak Mapolres Muara Enim, Rabu (8/6/2022).

“Dalam simulasi lomba upaya paksa yang dilaksanakan di Satreskrim,  strategi yang dilaksanakan dan SOP di lapangan saat melakukan penggerebekan dan penangkapan pelaku curanmor,” ujar Aris Rusdiyanto didampingi Kasat Reskrim AKP Widhi Andika Darma SH SIk dan Kasi Humas Iptu RTM Situmorang.

Menurut AKBP Aris, karena setiap mengatasi ungkap kasus curanmor, perlengkapan yang selalu dibawa seperti administrasi penangkapan, kelengkapan dilapangan rompi, senjata, borgol, senter, lakban dan sebagainya.

Gunanya untuk keamanan dan keselamatan anggota saat melakukan tugas penggerebekan dan penangkapan.

Kemudian, gambaran pelaku curanmor saat melakukan penyelidikan di TKP, menemukan data pelaku dan kondisi rumah pelaku, siapa ketua RT atau kepala desa.

Semuanya informasi di lapangan harus lengkap dan terutama tingkatkan pemahaman terhadap aturan dan keselamatan dalam bertugas.

Kanit Reskrim Polsek Gunung Megang Ipda Sakarti mengungkapkan, strategi yang diterapkan dalam penggerebekan dan penangkapan upaya paksa terhadap pelaku harus cekatan dan sudah mengetahui dahulu identitas pelaku dan lingkungan rumah pelaku.

“Semoga tropi ini dapat memotivasi anggota reskrim dalam menjalankan tugas ungkap kasus lebih baik lagi,” harapnya. (ari)


 
 
 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved