Liga Champions
VAR 'Selamatkan' The Reds, Babak Pertama Liverpool Vs Madrid di Final Liga Champions
Sempat tertunda, laga final Liga Champions antara Liverpool melawan Madrid akhirnya digelar.
Penulis: Refly Permana | Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM - Babak final kompetisi Liga Champions musim 2021/2022 mempertemukan Liverpool melawan Madrid.
Pertemuan tim asal Inggris dengan perwakilan Spanyol ini digelar di negara Perancis, yakni di Stadion Stade de France.
Pelatih kedua tim langsung memasang starting line up andalan.
Di kubu Liverpool, Jurgen Klopo tak mengubah winning team saat menyingkirkan Villareal di babak semi final.
Pria asal Jerman memainkan Sadio Mane, Luis Diaz, dan Mo Salah sebagai trisula yang bertugas membobol gawang Madrid.
Di lini tengah, trio Thiago, Fabinho, dan kapten Jordan Henderson tak tergantikan.
Pun begitu di lini pertahanan yang diisi Ibrahim Konate, Virgil van Dijk, Andrew Robertson, dan Trent Alexander-Arnold.
Penjaga gawang tetap dipercayakan pada Alisson Becker.
Di kubu lawan, pelatih Carlo Ancelotti hanya sedikit melakukan perubahan.
David Alaba yang dibangkucadangkan saat leg kedua melawan Manchester City dimainkan sejak menit pertama untuk menemani Eder Militao sebagai bek tengah.
Ferland Mendy dan Danny Carvajal juga dimainkan sejak menit pertama untuk melengkapi lini pertahanan Madrid.
Mereka akan sekuat tenaga untuk melindungi gawang Thibout Courtois untuk tidak kebobolan.
Di lini tengah juga ada perubahan, dimana Casemiro dimainkan sejak menit awal bersama Toni Kroos dan Luka Modric.
Pria asal Brazil itu ditempatkan di bangku cadangan saat leg kedua melawan City.
Di lini depan, Federico Valverde kembali dimainkan sebagai winger untuk menemani Karim Benzema dan Vinicius Junior.
Jalannya Pertandingan
Baru satu menit laga berjalan, beberapa kali pelanggaran sudah terjadi.
Liverpool bahkan sudah mendapat tendangan bebas di titik yang cukup berbahaya.
Namun, eksekusi Alexander Arnold tak sempurba dalam melepas umpan.
Awal-awal babak pertama ini, kedua tim masih sering berjibaku di lapangan tengah.
Secara penguasaan bola, Liverpool terkesan sedikit unggul karena membuat pemain Madrid lebih sering menunggu untuk merebut bola.
Mengurung Madrid selama 15 menit, Liverpool mendapat dua peluang emas dalam hitungan detik.
Bermula dari akselerasi Alexander Arnold, Salah menyontek bola tepat di depan Courtois.
Meski laju bola pelan, sang kiper tak berhasil menangkap. Bola liar selanjutnya ditendang Thiago, namun masih mudah ditangkap kiper asal Belgia.
Vinicius yang terkenal akan kecepatannya mendapat perlawanan sepadan dari Arnold dan Konate.
Pemain asal Brazil yang merepotkan pertahanan City di babak semi final belum unjuk gigi hingga 20 menit laga berjalan.
Mane hampir saja membuat fans Liverpool bersorak ketika tendangannya dari dalam kotak penalti membentur tiang di menit 21.
Sebelumnya, Mane berhasil mengelabui tiga pemain bertahan Madrid.
Madrid benar-benar kesulitan mengembangkan permainan.
Saat menguasai bola, pemain yang menguasai bola kebingungan diberikan kemana bola tersebut lantaran seluruh pemain dalam penjagaan pemain The Reds.
Alhasil, jika tidak memberikan backpass ke kiper, umpan jauh yang menjadi pilihan sehingga bola dengan mudah kembali direbut Salah dan kolega.
Salah kembali mendapat peluang emas di menit 35.
Berdiri tanpa pengawalan, winger asal Mesir melepas tandukan yang masih pelan dan mengarah ke tubuh Courtois.
Benzema memperlihatkan statusnya sebagai pemain paling penting untuk Madrid musim ini.
Striker asal Perancis berhasil mencetak gol dari peluang pertama yang ia dapatkan di laga ini.
Akan tetapi, gol tersebut dianulir setelah wasit mendapat laporan dari petugas VAR.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Benzema-gol-sevilla-12.jpg)