Berita Palembang

Ekspor CPO Dibuka Jokowi, Harga Minyak di Palembang Masih Mahal

Turunnya harga minyak goreng (migor) Palembang bahkan telah terpantau sejak Sabtu (15/5/2022) lalu.

Penulis: Merry Lestari | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Merry Lestari
Pedagang sembako di pasar KM 5 Palembang, Selasa (24/5/2022 

Laporan wartawan Sripoku.com Merry Lestari 


SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Harga minyak goreng di Palembang sejak beberapa hari belakangan mengalami penurunan harga sebesar Rp2000 per liternya, minyak kemasan maupun minyak curah, Rabu (25/5/2022) 

Turunnya sedikit harga minyak goreng di pasar tersebut, nyatanya tak berpengaruh terhadap ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan bahan baku minyak goreng yang mulai dibuka kembali sejak,  Senin (23/5/2022) kemarin.

 

Menurut pedagang pencabutan larangan tersebut tak ada hubungannya dengan turunnya harga minyak goreng sejak hampir kurang lebih seminggu terakhir.

"Udah lama ini harga minyak turun tapi tidak signifikan," ungkap Karnawan, salah satu pedagang sembako di pasar KM 5 Palembang. 

 

 

Minyak goreng kemasan yang sebelumnya dijual dengan harga Rp23.000 kini turun menjadi Rp21.000, dan minyak goreng curah yang semula dijual dengan harga Rp20.000 kini menjadi Rp18.000 per liternya.

Sedangkan di minimarket, harga minyak goreng kemasan dibanderol dengan kisaran harga hampir mencapai Rp46.000 per kemasan 2 liter.

Harga Minyak Goreng tersebut masih bertahan hingga hari ini, sebagaimana yang diungkap  pedagang sembako di pasar Rakyat Sekip Ujung dan Pasar Kebon Semai Palembang saat ditemui Sripoku.com Senin pagi.

Turunnya harga minyak goreng (migor) Palembang bahkan telah terpantau sejak Sabtu (15/5/2022) lalu.

Penurunan harga minyak goreng ini terjadi baik pada harga minyak goreng kemasan maupun minyak goreng curah. 

 

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved