Siapkan Mahasiswa di Dunia Kerja, Prodi Bahasa dan Sastra Arab Gelar Pelatihan Tour Guide Haji Umroh

Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menggelar kegiatan pelatihan Tour Guide

Penulis: Merry Lestari | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/MERRY LESTARI
Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang hari ini baru saja menggelar kegiatan pelatihan Tour Guide sebagai salah satu upaya mempersiapkan mahasiswa untuk siap bersaing di dunia kerja nantinya, Selasa (24/5/2022). 

Laporan wartawan Sripoku.com Merry Lestari


SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Universitas Islam Negeri atau UIN Raden Fatah Palembang hari ini baru saja menggelar kegiatan pelatihan Tour Guide Haji dan Umroh sebagai salah satu upaya mempersiapkan mahasiswa untuk siap bersaing di dunia kerja nantinya, Selasa (24/5/2022).

Dalam kegiatan bertema 'Jelajah Budaya Buta Bahasa dan Duta Sastra' tersebut, pihak prodi mendatangkan langsung 2 pemateri yang merupakan Tour Guide Haji dan Umrah dari 2 perusahaan Travel Pelayanan Haji dan Umrah di Palembang, yakni PT Taysir dan PT Patuna.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan nantinya para mahasiswa yang sudah lulus dari jurusan tersebut telah memiliki bekal untuk menghadapi persaingan di dunia kerja.

"Jadi harapan kita dengan adanya kegiatan seperti ini mahasiswa punya wawasan untuk ke depan," ungkap Muhammad Walidin, atau biasa disapa Walidin, yang merupakan Kepala Prodi BSA UIN Raden Fatah Palembang.

"Di sini kita adakan peragaan pramugari  pembaca berita, sehingga mereka punya wawasan ke depan tentang pekerjaan yang bisa dilakukan setelah lulus dari BSA ini," lanjutnya.

Selain mengadakan pelatihan Tour Guide, acara tersebut juga sekaligus mengumumkan pemenang dari Duta Sastra dan Duta Bahasa prodi tersebut.

Dengan adanya pemilihan duta-duta tersebut juga pihak prodi berharap ke depannya para mahasiswa di jurusan BSA dapat lebih aktif mengeluarkan bakat dan kemampuannya di bidang Sastra dan Bahasa hingga kelak bisa berlaga bahkan hingga ke kancah Internasional.

"Tentu saja kita berharap para peserta lebih antusias mengeluarkan bakat mereka, karena kalau bisa hasil dari duta Sastra dan duta Bahasa ini kita bisa bawa tampilkan di luar negeri juga, jadi semakin hari itu semakin bagus," jelas Walidin.

Walidin juga mengungkap, di masa penerimaan mahasiswa baru tahun ini pihak rektorat UIN Raden Fatah meminta mereka untuk menambah kuota penerimaan mahasiswa baru, dikarenakan jurusan BSA sendiri yang telah terakreditasi 'A' sejak awal tahun 2021 lalu.

"Jadi kita itu diminta untuk memperbanyak mahasiswa, dengan menerima 4 kelas kalau selama ini 2 kelas," lanjutnya.

Adapun pada angkatan 2021 terakhir mahasiswa BSA berjumlah sekitar 60 orang yang dibagi ke dalam 2 kelas.

Oleh karena itu, dari jurusan BSA sendiri telah melakukan berbagai upaya untuk mensosialisakan terkait keunggulan prodi ini, seperti ketika dalam kegiatan KKN maupun melalui media sosial.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved