Mantan Pj Walikota Palembang dan 3 Terdakwa Kasus Masjid Raya Sriwijaya Besok Jalani Sidang Vonis

Sebanyak empat terdakwa dijadwalkan bakal mendengarkan vonis sidang dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya di Pengadilan Tipikor Palembang

Editor: Sudarwan
sripoku.com/nisyah
Terpidana Mukti Sulaiman saat hadir sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi Masjid Raya Sriwijaya, atas empat terdakwa Agustinus Antoni, Laonma PL Tobing, Loka Sangganegara, dan Ahmad Najib, di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang, Selasa (8/3/2022). Besok keempat terdakwa akan menjalani sidang vonis. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebanyak empat terdakwa dijadwalkan bakal mendengarkan vonis sidang dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya di Pengadilan Tipikor Palembang, Kamis (19/5/2022).

Salah satu terdakwa yakni mantan Pj Walikota Palembang Akhmad Najib yang dikaitkan saat dirinya nenjabat Asisten Kesra Sumsel selaku Sekretaris Panitia Pembangunan Masjid Sriwijaya).

Kemudian ada Laonma PL Tobing (mantan Kepala BPKAD Sumsel), Loka Sangganegara (Tim Leader Pengawas PT Indah Karya), dan Agustinus Antoni (Kabid Anggaran BPKAD yang juga Sekretaris TAPD Sumsel).

Dalam sidang agenda tuntutan 13 April 2022 lalu, Kejati Sumsel, menuntut mantan Pj Walikota Palembang, Akhmad Najib ini selama lima tahun penjara.

Di hadapan majelis hakim yang diketuai hakim Yoserizal selain Akhmad Najib yang pernah menjabat sebagai Asisten di Setda Pemprov Sumsel selama 5 tahun penjara. Lalu terdakwa lainnya Ahmad Loka Sangganegara selama 4,6 tahun penjara.

Dua terdakwa lainnya, Agustinus Antoni 4,6 tahun penjara dan mantan kadis Laonma PL Tobing 5 tahun penjara.

JPU Kejati Sumsel, juga mewajibkan para terdakwa harus membayar denda sebesar Rp 750 juta.

Apabila tidak dibayar maka ditambah hukuman 6 bulan penjara.

Kejati Sumsel melalui Kasi Penuntutan Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumsel, M Naimullah SH MH mengatakan, pihaknya berkeyakinan dengan pembuktian di persidangan.

“Terkait keempat terdakwa tersebut akan menjalani sidang vonis pada Kamis mendatang, tentunya kami yakin dengan pembuktian yang telah dilakukan di persidangan,” kata Naimullah, Selasa (17/5/2022) malam.

Menurutnya, pihaknya selaku Jaksa Penutut Umum (JPU) Kejati Sumsel pihaknya menyatakan tetap dengan tuntutan untuk keempat terdakwa yang telah dibacakan dalam persidangan.

“Jadi kami yakni dengan tunututan kami,” kata M Naimullah SH MH.

Kasi Penuntutan Bidang Pidana Khusus Kejati Sumsel, M Naimullah SH MH
Kasi Penuntutan Bidang Pidana Khusus Kejati Sumsel, M Naimullah SH MH (SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ)

Menurutnya, selama persidangan keempat terdakwa tersebut digelar di Pengadilan Tipikor Palembang pihaknya selaku JPU telah melakukan pembuktian terkait perbuatan para terdakwa dalam dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Palembang tersebut.

“Dari itulah kami yakin dengan pembuktian di persidangan,” ujarnya.

Seperti diketahui kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya ini juga menyeret Alex Noerdin (mantan Gubernur Sumsel) dan Muddai Madang (mantan Bendahara Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya) ikut menjadi terdakwa.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved