Pempek Palembang

Tips Jitu Mengakali Pempek Keasinan dan Cuko Pempek yang Keasaman

Tips Akali Pempek yang dibuat Bila Keasinan dan Cuko yang keasaman, begini caranya

Tayang:
Penulis: Rahmaliyah | Editor: Sudarwan
Cookpad.com/Yuni Kartika
Pempek lenjer dan pempek telok. Enaknya dimakan pakai cuko. 

SRIPOKU.COM - Pempek sebagai penganan yang sering kali dibuat oleh masyarakat Palembang untuk tamu maupun sebagai makanan yang dijual. 

Namun bila Anda membuat sendiri lalu pempek yang dibuat justru keasinan, bagaimana cara mengakalinya. 

Belum lagi, persoalan cuko pempek yang terkadang keasaman.

Nah, berikut Sripoku.com rangkum tips jitu untuk dua hal yang kerap membuat orang khawatir saat membuatnya. 

Salah seorang pegawai dari Pempek Amili saat menyiapkan pesanan pempek kecil yang dipesan oleh pembeli.
Salah seorang pegawai dari Pempek Amili saat menyiapkan pesanan pempek kecil yang dipesan oleh pembeli. (SRIPOKU.COM/AHMAD SADAM HUSEN)

Perlu diingat jika pempek ataupun bakso setelah direbus ternyata terlalu asin maka tiriskan dahulu dan biarkan hingga kering permukaannya.

Panaskan air hingga mendidih guna merebus kembali pempek atau bakso yang keasinan. 

Masukkan pempek dan rebus hingga air rebusan terasa agak asin, pertanda garam pada pempek sedikit larut pada air. 

Rasa asin pada pempek tidak akan larut banyak.

Tapi paling tidak cukup berkurang.

Karena jika direbus terlalu lama demi menghilangkan rasa asin lebih banyak dikhawatirkan malah merubah tekstur pempek atau bakso yang kita rebus ulang.

Sedangkan tips mengakali cuka pempek yang keasaman sehingga tidak membuat sakit perut yakni dengan pengganti cuka biang. 

Masak cuka pempek (tanpa diberi asam) alias hanya air, gula merah dan bumbu.

Setelah matang, beri perasan jeruk lemon.

Untuk ukuran 300 ml, kemudian beri 1/4 dari buah lemon ukuran besar, atau sesuai selera yah. 

Semoga bermanfaat.

Dapatkan tips seputar pempek dan informasi penting lainnya dengan mengklik Google News

Baca juga: Pusat Oleh-oleh Pempek dan Kerupuk di Palembang Mulai Diserbu Warga yang akan Kembali ke Daerah Asal

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved