"BALI Tak Perlu Turis Sampah," Terekam Kamera Bule Tanpa Busana Panjat Pohon Keramat, Tuai Hujatan

Dalam video yang diunggah, bule tersebut menuliskan keterangan tempat di Ubud, Bali, Indonesia.

Editor: Wiedarto
instagram
Turis Bali yang telanjang di Pohon Keramat sudah meminta maaf 

SRIPOKU.COM, BALI--Video bule atau warga negara asing (WNA) di Pulau Dewata, Bali viral dan disorot warganet. Video yang diunggah oleh akun Instagram @alina_yogi itu kini ramai disebarluaskan di platform media sosial lain seperti Twitter dan berakhir tuai kritik publik.

Kritikan muncul lantaran dalam video tersebut, bule yang diduga berasal dari Rusia itu mencoba memanjat pohon Kayu Putih keramat yang dikabarkan berusia 700 tahun.


Dalam video yang diunggah, bule tersebut menuliskan keterangan tempat di Ubud, Bali, Indonesia.

"Nenek moyang memberi Anda kekuatan, jangan menolaknya, ambil. Rasakan itu. Terapkan kebijaksanaan mereka melalui Anda," tulisnya di akun Instagram @alina_yogi, yang kini telah dihapus.

Lebih lanjut, bule itu mengaku mendatangi situs pohon keramat untuk melakukan pemotretan setelah enam bulan penasaran dengan pohon 700 tahun itu.

Dalam videonya, bule tersebut mencoba memanjat pohon dalam kondisi tanpa busana.

Diketahui pohon Kayu Putih itu berdiri di kawasan suci Pura Babakam, Marga, Kabupaten Tabanan, Bali.

Videonya sudah tersebar luar di Twitter, aksi bule itu kini ramai tuai kritik publik.

"Lagi-lagi salah satu, spiritual healer, bikin ulah di Bali, manjat pohon keramat telanjang buat content pake embel-embel "dipanggil suara leluhur"," tulis akun Twitter @plumpotatosack.

Lagi-lagi salah satu ?spiritual healer ?bikin ulah di Bali, manjat pohon keramat telanjang buat content pake embel-embel "dipanggil suara leluhur" ????????

"Kayaknya di Bandara perlu di buat tulisan Gede "When in Bali, do as what Balinese Do". Biar itu bule2 Miskin pada paham," komentar akun @yourgoodbae1.

"Kenapa mrk gak digaplok sama leluhur yg di situ, ya? Nyampah aja mrk di Bali yg gitu.," komentar akun @TweetsvonDS.

Aksi bule itu juga dikritik oleh desainer sekaligus pengusaha ternama asal Bali, Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik.

Melalui unggahan di akun Facebook-nya, dia telah berkomunikasi dengan pihak Kemenhumkam, Polda Bali, dan imigrasi Bali untuk mencari bule tersebut.

"BALI TIDAK PERLU TURIS SAMPAH !!!!!! @alina_yogi You will need to explain this to our official officer. Every action comes with consequences. @imigrasidenpasar @ditjen_imigrasi @kemenkumhamri @polres_tabanan @poldabali mohon atensinya Bapak kesayangan," tulis Niluh.

"Inner Amazon ndasmu. Habis turis nari telenji di Gunung Batur, sekarang ada lagi kayak beginian. Kamu tahu pohon Kayu putih yang telah berusia 700 tahun ini terletak di belakang Pura Babakan ? Artinya apa ? Pura ini masuk dalam lingkungan tempat suci. Kalau mau meditasi atau selfi silakan. Maksudmu apa ??? Demi konten ??? Kesucian pura jadi tercemar karena kelakuanmu," tuturnya.

Kini bule pemilik akun Instagram @alina_yogi yang memiliki 15.000 pengikut itu sudah menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved