Wawancara Eksklusif

Tubagus Muhammad Dharury Takut Jika Didoakan Duduki Jabatan Lebih Tinggi. Selalu Ingat Yaumil Hisab

Saya sering takut jika ada yang mengatakan atau mendoakan saya untuk menduduki jabatan lebih tinggi.

Penulis: Chairul Nisyah | Editor: Soegeng Haryadi
Tubagus Muhammad Dharury Takut Jika Didoakan Duduki Jabatan Lebih Tinggi. Selalu Ingat Yaumil Hisab - Leaders-Talk-Direktur-Keuangan-dan-Managemen-Resiko-PT-Semen-Baturaja-Tbk-Tubagus-Muhammad-Dharury.jpg
TANGKAPAN LAYAR SRIPOKUTV
Kepala Newsroom Sripo - Tribun Sumsel Hj L Weny Ramdiastuti (kiri) berbincang dengan Direktur Keuangan dan Managemen Resiko PT Semen Baturaja, Tbk Tubagus Muhammad Dharury dalam Leaders Talk.
Tubagus Muhammad Dharury Takut Jika Didoakan Duduki Jabatan Lebih Tinggi. Selalu Ingat Yaumil Hisab - Koran-Sriwijaya-Post-edisi-Jumat-2942022.jpg
DOK. SRIPO
Koran Sriwijaya Post edisi Jumat (29/4/2022)

MENJADI pejabat di salah satu BUMN yakni PT Semen Baturaja Tbk sebagai Direktur Keuangan dan Managemen Resiko, bagi Tubagus Muhammad Dharury berarti semakin banyak pertanggungjawaban di akhirat nanti. Oleh sebab itu, dalam Leaders Talk di Channel Youtube SripokuTv yang yang dipandu Kepala Newsroom Sripo-Tribun Sumsel, Hj Weny Ramdiastuti, Tubagus Muhammad Dharury menyatakan selalu takut jika ada orang yang mendoakan dirinya bisa menduduki jabatan yang lebih tinggi. Berikut petikan wawancaranya.

*******

Apa arti dari nama Tubagus Muhammad Dharury?
Nama Tubagus Muhammad Dharury adalah gabungan dari tiga suku kata. Yang mana Tubagus adalah gelar dari Banten, Muhammad adalah nama Rosul kita, dan Dharury memiliki arti sesuatu yang darurat. Namun dikatakan oleh istri saya Dharury itu adalah orang yang pasti.


Bagaimana seorang Dharury dibesarkan dalam keluarga yang memiliki darah dari beberapa suku yang dikenal dengan Keislamannya?
Terus terang saya kurang tahu, namun saya orang yang banyak belajar dari lingkungan. Ayah dan ibu saya adalah didikan Belanda. Tapi yang saya ingat dari didikan ayah saya itu tidak boleh mengabaikan sholat. Ayah saya itu paling tidak suka jika sholat di akhir waktu. Kalau ibu, lebih mengajarkan tenggang rasa, empati dengan lingkungan sekitar.
Agama adalah pendidikan yang selalu dibiasakan pada kami sejak kecil. Dan itu benar-benar berasa dikehidupan saya sekarang.


Makanan kesukaan di keluarga Tubagus Muhammmad Dharury apa saja?
Di keluarga kami sangat menyukai sate padang. Hal tersebut juga saya tularkan pada istri saya. Awalnya Istri saya yang berasal dari Gersik itu merasa sedikit aneh, namun setelah berapa kali dicoba akhirnya suka juga.


Seperti apa Tubagus saat kecil?
Orang tua saya itu tidak pernah mengeluh. Kehidupan kami pun pas-pasan. Ada suatu momen, saya menginginkan pensil warna, dengan 24 warna. Itu bagi saya adalah keinginan saya yang mewah. Saya ingat harga pensil warna itu Rp 1.000. Dan saya pun dibelikan oleh ibu saya pensil warna tersebut.
Namun, besok pagi saya diberi tahun kakak, bahwasanya ibu saya mengeluarkan uang untuk membeli pensil warna itu dengan menangis. Mungkin itu uang terakhir yang dimiliki ibu saya saat itu. Dimomen itulah saya berpikir untuk membahagiakan orang tua saya. Hal itu sangat membekas, setelah itu saya berusaha untuk membebani orang tua saya.


Apa arti kedudukan atau jabatan yang tinggi untuk seorang Tubagus?
Saya sering takut jika ada yang mengatakan atau mendoakan saya untuk menduduki jabatan lebih tinggi. Karena semua itu adalah amanah. Saya kalau berkeinginan untuk mendapatkan kedudukan saya akan merasa takut.
Semakin tinggi amanah yang saya terima, maka semakin banyak pertanggungjawaban saya yang akan saya pertangungjawabkan di akhirat nanti.
Jadi saya merasa harus berhati-hati agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatan saya semasa hidup kepada Allah SWT nantinya.
Diera materialistis saat ini, tentu banyak godaan. Terlebih Bapak Tubagus adalah pejabat di BUMN, sekaligus sebagai kepala keluarga.


Bagaimana bapak bisa menyamakan prinsip yang bapak pengang dengan kehidupan kerja dan keluarga?
Pointnya yang ajarkan pada anak-anak, saya hidup penuh dengan perjuangan. Saya ceritakan pada anak istri jika kita tidak bisa memberikan segala sesuatu dengan pola hidup kita, tapi saya menekankan pada anak-anak jika untuk pendidikan, papa dan mama akan mencarikan sebisa kami. Namun untuk gaya hidup, saya akan berikan secukup dan seseuai keperluannya. Dan yang paling penting, adalah menjaga silaturahmi antar keluarga.


Sebagai pejabat BUMN, bagaimana bapak menjaga dan menahan diri dari berbagai godaan dunia?
Jika muncul godaan saya berusaha untuk mengingat adanya hari pengadilan di Yaumil Hisab nanti. Dan kedua saya akan mengingat keluraga saya. Saya mengajarkan hal yang baik, namun saya melakukan hal buruk, namanya saya munafik, dan itu pwrbuatan yang memalukan. (chairul nisyah)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved