5 Tips Agar Baterai HP Tetap Awet Meski Sering Dipakai
Tips kedua untuk menjaga baterai ponsel agar tetap awet adalah mengaktifkan mode hemat atau rendah daya.
Penulis: Dwi Nur Hayati | Editor: Mikhael Gewati
SRIPOKU.COM - Keberadaan smartphone atau ponsel pintar sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan setiap manusia. Hal ini sejalan dengan kemajuan teknologi yang berkembang sangat pesat.
Peran teknologi itu semakin dibutuhkan masyarakat, terutama di masa pandemi Covid-19. Sebab, beberapa dari mereka dianjurkan untuk work from home atau bekerja dari rumah sehingga segala bentuk komunikasi harus dilakukan secara virtual dengan smartphone.
Bekerja dari rumah tentu saja membuat baterai smartphone lebih cepat habis. Maka dari itu, penting untuk memilih smartphone dengan kapasitas baterai besar.
Untuk mendapatkan smartphone dengan kapasitas baterai jempolan pun tak perlu merogoh kocek dalam. Anda bisa tetap menunjang pekerjaan dengan memilih berbagai tipe smartphone dari beberapa brand, seperti harga Oppo A54.
Dengan mahar sekitar Rp 2 jutaan, Anda bisa memboyong pulang smartphone yang ditenagai dengan baterai 5.000 miliampere per hour (mAh) tersebut.
Namun perlu diingat, sebesar apapun kapasitas baterai handphone (HP) Anda, apabila tidak digunakan dengan bijak maka dapat memengaruhi kinerja baterai ponsel itu sendiri.
Oleh karenanya, sangat penting untuk mengetahui tips penggunaan smartphone yang benar.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut lima tips menggunakan smartphone dengan bijak agar ketahanan baterai terus terjaga.
1. Jangan gunakan ponsel saat mode charging
Larangan menggunakan ponsel saat mode charging adalah tips yang mungkin sudah banyak diketahui. Namun, kenyataannya masih banyak orang yang asyik bermain ponsel saat daya smartphone sedang diisi.
Dapat dipastikan penggunaan keliru tersebut akan memangkas umur baterai ponsel dengan cepat.
Pasalnya, ketika menggunakan ponsel dalam mode charging, perangkat akan lebih cenderung menarik isi daya. Jumlah daya yang seharusnya masuk ke dalam baterai ponsel justru malah dialihkan.
2. Aktifkan mode hemat
Tips kedua untuk menjaga baterai ponsel agar tetap awet adalah mengaktifkan mode hemat atau rendah daya. Dengan cara ini, Anda bisa menggunakan ponsel seharian dan tidak akan terlalu sering mengisi daya.
Mode daya rendah di ponsel Android diklaim dapat membantu pengguna menghemat baterai cukup banyak.
Pasalnya, ketika mode ini aktif maka beberapa fungsi di smartphone Anda akan dibatasi, seperti tingkat kecerahan layar berada pada pengaturan minimum.
Dengan mengatur kecerahan layar secara minimum, daya ponsel Anda pun juga dapat terisi cepat.
Pengisian daya cepat bahkan dapat meminimalisir keinginan Anda untuk menggunakan ponsel saat mode charging. Sebab, pengguna biasanya tak sabar memakai ponsel saat charging karena proses pengisian baterai memakan waktu lama.
Bahkan meski baterai belum terisi penuh, beberapa pengguna nekat melepaskan ponsel dari port charger akibat sudah tidak ada waktu menunggu proses pengisian. Hal ini yang menjadi salah satu penyebab baterai ponsel cepat rusak.
3. Hindari fitur yang tidak penting
Pada sistem operasi Android, sebenarnya ada banyak fitur yang tidak terlalu penting, tetapi malah menguras masa pakai baterai.
Untuk itu, Anda harus menonaktifkan beberapa fitur Android tersebut, seperti background bergerak dan mode getar.
Background bergerak mungkin dapat mempercantik tampilan ponsel. Akan tetapi, efeknya terhadap baterai ternyata cukup buruk.
Pasalnya, animasi di background dapat menyedot daya baterai ponsel Anda. Aktivitas ini kurang lebih sama ketika Anda menonton film di ponsel. Alangkah lebih baik menggunakan background dengan foto biasa.
Mode getar mungkin juga sering diaktifkan jika Anda sedang menghadiri acara penting. Namun sayangnya, getaran pada ponsel ketika pemberitahuan masuk ini dapat menyedot daya baterai. Ini karena alat fitur getar dibuat dari motor yang menggunakan sebagian besar daya baterai.
Selain kedua fitur tersebut, Anda juga bisa meminimalisir pengaturan kecerahan layar. Tak hanya menghemat energi, cara ini juga akan membuat mata pengguna lebih sehat dan betah menatap layar dalam waktu cukup lama.
4. Gunakan charger original
Jika beberapa fitur sudah di posisi non-aktif, tips keempat agar ponsel baterai awet adalah menggunakan charger orisinal.
Pasalnya, penggunaan charger non-ori dapat mempengaruhi kesehatan baterai. Ini karena pengisi daya asli memang dirancang khusus untuk ponsel tersebut.
Anda bisa mendapat charger baterai terbaik ketika membeli ponsel baru lengkap dengan peranti isi ulang dalam satu dus box.
Akan tetapi, apabila charger rusak atau hilang maka pengguna bisa membeli produk original di store terpercaya.
Perlu dicatat, jangan pernah membeli pengisi daya non-ori dengan embel-embel lebih murah. Hal ini malah bisa memberikan dampak buruk pada baterai smartphone Anda.
Bahkan ada banyak pembeli yang tidak beruntung dan mendapatkan charger mereka tak berfungsi atau justru menyedot baterai ponsel.
5. Hindari pengisian daya yang berlebihan
Tips paling penting agar baterai ponsel tahan lama adalah tidak mengisi daya terlalu sering dan berlebihan.
Ada beberapa hal yang bisa diterapkan untuk mengakali ponsel agar tidak charging secara berlebihan, seperti mengatur waktu penggunaan ponsel, kecerahan layar, hingga aplikasi yang dipakai.
Meskipun saat ini ada beberapa ponsel memberikan klaim bisa memutus aliran listrik ketika daya sudah terisi penuh, ada baiknya tetap menghindari charging baterai semalaman.
Sebab, mengisi daya semalaman bisa menjadi awal masalah terjadinya kebocoran pada baterai.
Sebagai tips tambahan, Anda harus segera mencabut charger apabila indikator daya baterai sudah penuh atau lebih dari 80 persen.
Anda bisa melakukan pengisian daya baterai ketika sudah mencapai sekitar 20 persen. Jangan menunggu hingga isi daya baterai habis.
Selain metode charging, kapasitas baterai pada ponsel pun juga memengaruhi kebiasaan mengisi daya berlebih. Semakin besar kapasitas baterai pada ponsel, maka penggunaan baterai pun akan semakin lama.
Sebagai solusinya, Anda bisa memilih smartphone dengan kapasitas baterai 5.000 mAh, seperti Oppo A54. Selain kapasitas baterai yang besar, tipe ponsel ini juga sudah dibekali kemampuan fast charging 18 Watt (W).
Tertarik membeli Oppo A54? Anda bisa dengan mudah mendapatkan ponsel pintar ini lewat aplikasi belanja online Blibli.
Tak perlu takut membeli smartphone di Blibli karena barang di aplikasi ini terjamin orisinal dan dikemas secara aman.
Tunggu apalagi? Langsung saja yuk, dapatkan ponsel impian Anda hanya di Blibli. Apabila belum memiliki aplikasinya Anda bisa mengunduh melalui Play Store atau App Store.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Ilustrasi-charger-handphone.jpg)