Berita Palembang

'Kami Sudah Tua tak Ada Kerjaan' Berlinang Air Mata Curhat Pilu Korban Kebakaran ke Wawako Fitri

"Minta tolong bu bantu kami perbaiki rumah ini, kami sudah tua tidak ada kerjaan," ungkap wanita paruh baya itu sambil berderai air mata.

Penulis: Merry Lestari | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Merry Lestari
Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda tengah menenangkan pemilik sekaligus korban kontrakan yang terbakar, di Talang Betutu, Palembang, Jumat (22/4/2022) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Wakil Wali Kota (wawako) Palembang Fitrianti Agustinda datang berkunjung ke lokasi kebakaran di Talang Betutu, kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami, Palembang, Jumat (22/4/2022).


Sambil berlinang air mata, istri pak Senin pemilik kontrakan yang terbakar tersebut memohon bantuan dari wakako.

"Minta tolong bu bantu kami perbaiki rumah ini, kami sudah tua tidak ada kerjaan," ungkap wanita paruh baya itu sambil berderai air mata.

Fitri pun memapah ibu Senin untuk duduk dan menenangkannya.

Ibu Senin juga menjelaskan bahwa ia dan suaminya harus menghidupi ketiga cucunya yang sudah ditinggal bercerai kedua orangtuanya.
Terbakarnya bedeng kontrakannya itu memutuskan penghasilan pak Senin yang hanya mengandalkan dari uang kontrakan itu saja untuk memenuhi kebutuhannya.

"Ibu, yang sabar doakan kami punya rezeki lebih untuk membantu ibu. Karena mohon maaf, menurut aturan rumah yang bersifat bisnis seperti ini kami gak bisa bantu. Tapi sebisa mungkin kami akan usahakan," ungkap Fitri sembari berjongkok di hadapan pemilik kontrakan yang juga menjadi korban itu.

Dalam kunjungan itu, pemkot Palembang turut memberikan bantuan berupa uang dan beras kepada para korban kebakaran.

Wawako juga sejak awal sudah menyatakan bahwa pemerintah tak bisa membantu untuk urusan perbaikan bangunan, karena bukan merupakan rumah pribadi.

"Mohon maaf kami sampaikan yang sebesar-besarnya, kami hanya bisa membantu ini saja. Karena memang menurut aturan untuk rumah komersil, atau rumah untuk bisnis seperti ini, kami gak bisa bantu," ungkapnya memohon maaf.

Dalam kebakaran yang terjadi Kamis (21/4/2022) dinihari kemarin, 7 unit rumah kontrakan nyaris rata dengan tanah.
Harta benda penghuni kontrakan pun tak ada yang dapat diselamatkan, bahkan satu unit motor turut hangus terbakar dalam insiden tersebut.

Menurut keterangan korban api yang berasal dari rumah pemilik kontrakan itu disebabkan oleh konslet arus listrik.

Oleh sebab itu, Fitri meminta kepada seluruh masyarakat kota Palembang khususnya untuk lebih waspada terhadap api.
Mengingat dalam sebulan terakhir sudah ada sekitar 30 rumah yang hangus terbakar dilahap si jago merah. (CR41)

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved