'INI Artinya Memang Ada Permainan', Jokowi Temukan Harga Minyak Goreng Belum Sesuai HET

Terkait dengan penyidikan oleh Kejaksaan Agung atas kasus minyak goreng, Jokowi meminta agar aparat hukum bisa mengusut permainan para mafia migor

Penulis: Sudarwan | Editor: Sudarwan
Twitter @jokowi
Jokowi berdialog dengan warga ketika menyerahkan langsung bantuan sosial berupa Bantuan Langsung Tunai Minyak Goreng dan Bantuan Modal Kerja bagi penerima manfaat dan para pedagang di Pasar Anom dan Pasar Bangkal Baru, Sumenep, Jawa Timur, Rabu (20/4/2022). 

SRIPOKU.COM, SURABAYA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menemukan harga minyak goreng (migor) belum sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Demikian tulis Jokowi di akun twitter @jokowi, Rabu (20/4/2022).

Dikatakan Jokowi dalam cuitnya bahwa pemerintah telah mengeluarkan kebijakan penetapan harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng curah dan subsidi ke produsen.

Namun Jokowi melihat di pasar-pasar minyak curah banyak yang dijual belum sesuai dengan HET yang ditetapkan.

" Ini artinya memang ada permainan," ujar Jokowi.

"Oleh karena itu, terkait dengan penyidikan oleh Kejaksaan Agung atas kasus minyak goreng, saya meminta agar aparat hukum bisa mengusut permainan para mafia minyak goreng ini sampai tuntas," tegas Jokowi.

Hari ini Jokowi menyerahkan langsung bantuan sosial berupa Bantuan Langsung Tunai Minyak Goreng dan Bantuan Modal Kerja bagi penerima manfaat dan para pedagang di Pasar Anom dan Pasar Bangkal Baru, Sumenep, Jawa Timur.

"Semoga bisa meringankan beban masyarakat dan memperkuat daya belinya," ujar Jokowi.

Tanggapan Warga

Berbagai komentar disampaikan pengguna twitter terkait temuan Jokowi itu terkait minyak goreng dan BLT.

"Terima kasih bapak atas perhatian dan sumbangsihnya dalam kondisi saat ini yang sangat berat bagi masyarakat bawah. Sangat bermanfaat sekali," ujar Maryana Nunung.

 "Nuwun sewu pak presiden, bagaimana ya cara mendapatkan bantuan dari pemerintah?" ujar Syaiful_Amin.

"Pak presiden biar dapat bantuan modal buat pedagang gimana caranya?," tanya pengguna twitter lainnya.

Di luar masalah BLT dan harga minyak goreng, ada beberapa pengguna twitter yang menyampaikan keluhan terkait harga BBM dan bantuan untuk driver ojol.

"Pak Jokowi kami pedagang bensin eceran tidak bisa berjualan lagi karena tidak boleh mengambil pertalite menggunakan jerigen. Tolong kami pak," tulis Andi Prayudi.
  
"Saya sbg driver ojol yg langsung terdampak pandemi hingga hari ini belum pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah Pak @jokowi," tulis Edy Susilo.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved