Longsor di Semende Menutupi Ruas Jalan Setinggi 2 Meter, Desa Batu Surau Gelap Gulita

Setelah tingginya intensitas curah hujan di wilayah Semende Raya, Kabupaten Muara Enim, membuat tanah longsor dan menutupi beberapa ruas jalan.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Tampak beberapa alat berat mengevakuasi dan membersihkan material longsoran 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM ---- Setelah tingginya intensitas curah hujan di wilayah Semende Raya, Kabupaten Muara Enim, membuat tanah longsor dan menutupi beberapa ruas jalan.

Meski tidak ada korban jiwa, namun sangat menganggu aktifitas warga terutama untuk jalur transportasi roda dua dan empat di Perbatasan Desa Batu Surau - Desa Pulau Panggung, Kecamatan Semende Darat Laut (SDL) - Semende Darat Tengah (SDT), Kabupaten Muara Enim, Sabtu (16/4/2022) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Minggu (17/4/2022), setidak ada empat titik longsor di wilayah Semende Raya dan merobohkan dua tiang listrik, namun yang cukup besar ada di Desa Batu Surau sampai material menimbun jalan setinggi sekitar 2 meter dengan panjang 5 meter.

Mendapat informasi tersebut, BPBD Muara Enim, PUPR, Kecamatan, Kepolisian dan TNI serta masyarakat langsung bahu-membahu membersihkan dengan alat berat dan mengamankan ruas jalan yang longsor tersebut.

Saat ini, kondisi lalulintas sudah kembali normal, namun para pengguna jalan harus ekstra hati-hati karena kondisi jalan licin bekas timbunan material serta waspada terhadap longsoran susulan terutama ketika hari hujan.

Menurut Kalaksa BPBD Kabupaten Muara Enim H Abdurrozieq P. ST., MT, mengatakan bahwa BPBD Muara Enim mendapatkan Informasi dari Camat SDT tentang adanya tanah longsor yang menimbun akses jalan.

Kemudian, pihaknya sekitar pukul 22.00, langsung berkoordinasi dengan Dinas PUPR agar untuk segera menurunkan alat beratnya untuk membersihkan material longsoran yang menimbun akses jalan raya yang lama, sedangkan masyarakat yang ingin melintas masih mempunyai alternatif di jalan raya yang baru.

Jalan raya tersebut memang menghubungkan antara Desa Pulau Panggung Kecamatan SDL menuju dua Kecamatan lainnya di Semende yaitu Kecamatan SDT dan Kecamatan SDU.

Selain itu, akibat longsor tersebut telah merobohkan dua unit tiang listrik sehingga lampu di Desa Batu Surau Kecamatan Semende Darat Tengah (SDT), padam.


"Topograhy daerah tersebut semuanya Perbukitan, Cadas dan Jurang sehingga sangat rawan sekali terjadi terjadi longsor terutama ketika diguyur hujan," jelasnya.


Masih dikatakan Abdurrozieq, untuk saat ini Jalan Raya lama tersebut tidak bisa dilewati oleh kendaraan sudah bisa dilintasi kendaraan roda empat dan dua tetapi masih licin karena bekas material.

Jalur aman dari Kecamatan SDL menuju ke kecamatan SDT dan SDU, bisa melalui jalan baru yang baru saja selesai dibangun oleh Pemerintah, dan bisa dilewati oleh semua kendaraan jenis apapun, sehingga kejadian Tanah Longsor ini tidak begitu mengganggu aktivitas masyarakat Semende Raya.

Sementara jaringan listrik, juga telah berkoordinasi dengan pihak PLN, dan sudah diperbaiki.

Hal senada dikatakan Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto melalui Kapolsek Semende AKP Heri Irawan, bahwa hasil hari ini, semuanya sudah bisa diatasi yakni lalulintas kembali lancar dan PLN sudah kembali menyala.

Atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa hanya kerugian material jalan dan jaringan listrik.

Namun meski sudah kembali normal, menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan hati-hati karena musim hujan tidak menutup kemungkinan akan ada longsoran susulan terutama di wilayah Semende Raya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved