Berita Palembang

Bergulat dengan Anggota Jatanras Polda Sumsel, Begal Sadis di Palembang Temui Ajal

"Yogi langsung mengacungkan senjata tajam (sajam) jenis pisau miliknya hingga korban ketakutan dan pergi meninggalkan motornya di TKP," ucapnya.

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM /Oki Pramadani
Dirman Hadi (30) pelaku begal sadis saat digiring di Polda Sumsel, Rabu (6/4/2022) sedangkan rekannya Yogi tewas. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang begal bernama Yogi di Kota Palembang tewas saat hendak ditangkap Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (6/4/2022).

Sedangkan pelaku lainnya yakni Dirman Hadi (30) mengalami luka tembak di kaki.

Keduanya diberikan tindakan tegas terukur karena melawan petugas saat hendak ditangkap.

Bahkan petugas sempat bergulat dengan pelaku Yogi.

Dua pelaku pencurian dengan kekerasan di wilayah Palembang yang ditangkap Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

Kedua pelaku pencurian dengan mengancam korbannya di daerah Ilir Barat I Palembang.

Direskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo yang didampingi Kasubdit III Jatanras, Kompol Agus Prihandinika mengatakan, kejadian bermula saat Rahmadiyanto korban sedang melintas di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang menggunakan motor, Senin (4/4/2022).

Kemudian kedua tersangka Yogi (28) dan temannya Dirman Hadi (30) memepet motor korban menggunakan motor.

Setelah memepet motor korban, tersangka Yogi langsung mencabut kunci kontak motor korban hingga korban terjatuh.

"Yogi langsung mengacungkan senjata tajam (sajam) jenis pisau miliknya hingga korban ketakutan dan pergi meninggalkan motornya di TKP," ucapnya.

Mendapatkan laporan tersebut, anggota opsnal unit 1 yang dipimpin kanit 1 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Willy Oskar langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan hingga menangkap tersangka Hadi tidak jauh dari kediamannya.

"Karena mencoba melakukan perlawanan, tersangka Hadi diberikan tindakan tegas dan terukur di kaki sebelah kanannya," katanya.

Dikatakan Anwar, setelah menangkap Hadi pihaknya langsung melakukan pengembangan dan menangkap pelaku utama yakni Yogi (MD).

"Saat hendak ditangkap Yogi mencoba melakukan perlawanan hingga terjadi pergulatan terhadap anggota sehingga kita terpakasa memberikan tindakan tegas.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved