KKB Papua

BRUTAL dan Kejam, Bidan dan Suami Sertu Eka Hasugian Dieksekusi OTK Papua, Balita Dibuat Cacat

Sri Lestari Indah Putri merupakan istri dari prajurit TNI Sertu Eka Andrianto Hasugian (28)

Editor: Wiedarto
facebook.com/mitrapos/Pholenx Ns
Sertu Eka Hasugian dan istrinya tewas di rumahnya diserang KKB, sementara kedua anaknya yang masih kecil-kecil ditemukan selamat. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA--Sosok Sri Lestari Indah Putri (33), Nakes atau bidan di Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua yang menjadi korban pembantaian di orang tak dikenal ( OTK ) di daerah tersebut.

Sri Lestari Indah Putri merupakan istri dari prajurit TNI Sertu Eka Andrianto Hasugian (28) yang juga korban tewas pembunuhan tersebut.

Sertu Eka Andrianto Hasugian (28) adalah Babinsa Koramil 1702-07/Kurulu.


Sri Lestari Indah Putri dan Sertu Eka Andrianto Hasugian tewas dibantai orang tak dikenal ( OTK ) di Kampung Elelim, Distrik Elelim, Kamis (31/3/2022) pagi.

Mereka dibantai menggunakan senjata tajam, ditemukan dalam kondisi bersimbah darah.

Sri Lestari Indah Putri dan Sertu Eka Andrianto Hasugian dikenal sebagai pribadi yang sering menolong warga di tempat mereka bertugas.

Diberitakan TribunPapua.com, Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan mengatakan, Sri Lestari Indah Putri merupakan tenaga kesehatan atau Bidan di Puskesmas Elim.

"Korban yang merupakan Nakes dan PNS Puskesmas Elim Yalimo sering membantu masyarakat, khususnya dalam persalinan Ibu-ibu.

Terlebih lagi saat terjadi pengungsian di wilayah Yalimo.

"Almarhum terjun langsung membantu para pengungsi," kata Candra dalam rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com, Kamis (31/3/2022) siang.

"Demikian pula suaminya Almarhum Sertu Eka Andrianyanto Hasugian yang merupakan Babinsa, selalu membantu masyarakat sekitarnya," tambahnya.

Tak hanya itu, anak dari kedua almarhum yang masih balita, juga menjadi korban.

Jari tangannya dipotong pelaku.

"Pembunuhan dilakukan oleh OTK terjadi pada Kamis pagi, pukul 06.15 WIT di Kios milik almarhum, Jalan Trans Elelim, Kampung Elelim," tutur Candra.

Terkini, kedua jenazah pasangan abdi negara tersebut sudah dievakuasi ke Puskesmas setempat guna dilakukan otopsi.

"Terkait siapa pelakunya masih belum diketahui (OTK) dan saat ini para saksi-saksi sedang dimintai keterangan di Polres Yalimo" jelas Letkol Candra.

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved