Berita Palembang

Tak Lagi Disubsidi Pemerintah, Harga Minyak Goreng di Palembang Tembus Rp 50 Ribu Per 2 Liter

Di minimarket bahkan warung harganya jauh lebih mahal di banding di retail modern dan supermarket. 

Editor: Odi Aria
Tribunsumsel.com/Hartati
Konsumen membeli minyak goreng di Supermarket Diamond di komplek Social Market (Soma), Supermarket ini selalu tersedia minyak goreng sawit saat harga disubsidi pemerintah hingga harga HET nya tidak lagi diatur pemerintah. 

SRIIPOKU.COM, PALEMBANG - Sejak pemerintah resmi tidak lagi mengatur Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng membuatnya melambung drastis bahkan jauh lebih malah sebelum minyak goreng disubsidi pemerintah. 


Awalnya minyak goreng ini masih dibandrol Rp 30 ribuan per 2 liter sebelum disubsidi namun kini harganya menembus Rp 40 ribuan per 2 liter bahkan ada yang harganya di atas Rp 50 ribuan per 2 liter. 


Di minimarket bahkan warung harganya jauh lebih mahal di banding di retail modern dan supermarket. 


Di Supermarket Diamond Social Marketing (Soma) misalnya, harga minyak ini masih sama seperti saat awal pemerintah tidak mengatur lagi HET hingga kini.

 

Belum ada kenaikan meski sudah ada pasokan minyak baru yang dikirim oleh produsen. 


Konsumen juga masih banyak yang terlibat membeli minyak goreng meski memang tidak seramai saat minyak disubsidi pemerintah harga Rp 14 ribu per 1 liter. 


"Iya kemarin baru ada stok minyak masuk dari produsen dan harganya masih sama, tapi pembeli memang tidak seramai saat minyak disubsidi," kata Manager On Duty Supermarket Diamond, Sukirno, Senin (21/3/2022). 


Pasokan minyak goreng saat ini kata Sukirno tetap aman dan banyak. Hanya saja tidak cepat habis seperti saat disubsidi. 


Konsumen yang ditemui belanja pun ada yang pro dan kontra dengan naiknya harga minyak goreng.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved