Lapor Mang Sripo

Perlu Inten Sosialisasi Elektronik Traffic Law Enforcement (ETLE)

Kenapa pemberlakuan ETLE ini tidak disosialisasikan di lokasi-lokasi yang telah ditentukan mungkin seminggu sebelumnya.

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/OKI PRAMADANI
Ilustrasi - Kamera ETLE yang berada di depan SPBU Pahlawan, Jalan Jenderal Sudirman Palembang, yang merupakan salah satu dari 8 titi kamera ETLE di Palembang, Selasa (1/2/2022). 

SRIPOKU.COM -- Kepada Yth Kapolda Sumsel. Di Media Sosial (Medsos) dan Media Massa sudah dishare tentang titik point CCTV pemantau Lalu Lintas (Lalin) dan akan diberlakukan Elektronik Traffic Law Enforcement (ETLE) atau E-Tilang di Palembang mulai berlaku per tanggal 1 Januari 2022.

Yang ingin saya tanyakan kenapa pemberlakuan ETLE ini tidak disosialisasikan di lokasi-lokasi yang telah ditentukan mungkin seminggu sebelumnya. Sebab tidak semua pengendara menge­ta­hui atau membaca di sosial media bahkan ada yang tidak percaya dianggap hoax.

Sebab kalau ti­dak dilakukan sosialisasi di lokasi akan dianggap jebakan- jebakan. Bukan tidak mungkin bisa mun­cul protes bagi yang percaya dengan yang dishare di sosmed. Kiranya pihak kepolisian me­la­kukan sosialisasi terlebih dahulu di lokasi lokasi yang ditentukan. Kalau perlu tunda pem­berlakuan seminggu.

Terima kasih 08516432xxxx

Baca juga: Jumlah Pelanggar yang Tertangkap Alat ETLE di Palembang, Per Hari Bisa Ribuan

Baca juga: Hari Kelima Penerapan Kamera ETLE di Palembang, Masih Banyak Pengendara tak Taat Aturan

Jawab:
Sosialisasi E-Tilang Sudah Sebulan yang Lalu

Wassalamualaikum Warahmatullahi wabarokatuh. Terima kasih info dan kritikannya terkait masalah ETLE di Palemabang. Untuk sosialisai sudah kita lakukan selama 1 bulan yang lalu, baik lewat media cetak atau medsos dan IG serta himbawan langsug kepada pengendara yang melintas.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Dan bahkan sudah diuji-cobakan dengan mengirimkan surat-surat konfirmasi yang dikirim melalui kantor Pos ke alamat pelanggar untuk dikonfirmasi ke Front Office bagi ma­syarakat. Hanya belum ditilang cuma diberi teguran. Sosialisasi sudah berjalan 1 bulan yang lalu.

Kita juga sudah mengundang seluruh media baik perwakilan dari media elektronik, cetak mau­pun online ketika itu. Dan saat malam pergantian tahun dari 2021 ke 2022, kita undang For­kom­pimda Provinsi Sumsel, Gubernur, DPRD, Panglima, dan Kapolda Sumsel.

Kalau ada yang be­lum jelas bisa dilihat di kantor Dit Lantas Polda Sumsel, ada beberapa surat konfirmasi untuk so­sialisasi. Setiap hari surat yang diantar petugas Kantor Pos cukup banyak ke alamat–alamat pe­langgar. Namun itu, hanya sebatas peringatan dan himbauan belum dilakukan tindakan.

Dan ETLE ini tujuannya adalah untuk menekan angka pelanggaran sebagai upaya menekan angka laka lantas di Kota Palembang khususnya dan diseluruh kota-kota besar di Indonesia. Kami sangat senang akan masukan ini semoga bisa menjadi pencerahan dan sebagai upaya kita un­tuk menekan angka pelanggaran dalam rangka menciptakan situasi Kamseltibcar lantas di Ko­ta Palembang yang kita cintai dan kita banggakan ini.

Dikondisi sekarang ini, dengan mengu­ra­ngi dan membatasi kontak langsung petugas dan pengendara atau pelanggar lalu lintas, kita jaga pro­tokol kesehatan (Prokes). Semoga bisa menjadi penjelasan. Walaikumsalam Warohmatullahi Wabarokatuh. (mbd)

Kombes Pol M Pratama Adhyasastra SIk SH
Dirlantas Polda Sumsel

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Logo instagram.com/sriwijayapost/
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved