Virus Corona

MULAI Hari Ini, 15 Maret 2022, Walikota Moskow Menghapus Kewajiban Gunakan Masker Pelindung Covid-19

Walikota Moskow Sergey Sobyanin mengatakan bahwa mengenakan sarung tangan di transportasi dan tempat-tempat umum di Moskow tidak akan lagi wajib, tapi

Editor: Sudarwan
Gavriil Grigorov/TASS
Penumpang berjalan di dekat Stasiun Kereta Belorussky, 2 Februari 2022. Mandat masker wajah berlaku untuk transportasi umum secara nasional untuk mencegah penyebaran virus corona baru. 

SRIPOKU.COM, MOSKOW - Walikota Moskow, Sergey Sobyanin, akan menghapus kewajiban memakai masker dan tindakan wajib covid untuk perusahaan dan organisasi.

Keputusan Sergey Sobyanin disampaikan melalui blognya pada Selasa (15/3/2022).

"Perbaikan situasi epidemiologis yang stabil memungkinkan kami untuk membuat keputusan yang telah lama ditunggu-tunggu," kata Sergey Sobyanin seperti dilansir agensi berita Rusia, TASS News Agency pada Selasa.

"Mulai Selasa, 15 Maret 2022, kami menghapus persyaratan untuk menggunakan masker pelindung. Selain itu, tindakan anti-COVID wajib untuk perusahaan dan organisasi, ditetapkan dengan keputusan walikota Moskow, dihapuskan: pengukuran suhu tubuh pekerja secara teratur, pemasangan partisi pemisah di tempat kerja, dan sebagainya. Dalam keadaan saat ini, keputusan ini juga akan mendukung bisnis, yang sudah mengalami tekanan sanksi serius," tulis walikota.

Baca juga: RUSIA Bombardir Apartemen di Kyiv, Jubir Putin : Operasi Militer Khusus di Ukraina Sesuai Rencana

Tentang Mandat Masker

Sebelumnya, mengenakan masker dan sarung tangan menjadi wajib di toko-toko dan di transportasi, di bisnis dan tempat-tempat umum di ibukota pada 12 Mei 2020.

Pada 30 Juli 2021, Walikota Moskow Sergey Sobyanin mengatakan bahwa mengenakan sarung tangan di transportasi dan tempat-tempat umum di Moskow tidak akan lagi wajib, tapi masker tetap wajib.

Denda karena melanggar mandat masker untuk individu di perusahaan Moskow, yang meliputi toko dan pusat perbelanjaan, adalah 4.000 rubel (hampir $36) atau sekitar Rp 515.000.

Toko wajib menolak melayani pelanggan tanpa alat pelindung diri.

Jika pelanggan menolak memakainya atau meninggalkan toko, karyawan berhak memanggil polisi.

Hukuman karena tidak mengenakan masker di transportasi umum di ibu kota adalah 5.000 rubel (hampir $45) atau sekitar Rp 645.000.

Sejak 16 Oktober 2020, Layanan Federal Rusia untuk Pengawasan Perlindungan Hak Konsumen dan Kesejahteraan Manusia melarang masuknya penumpang di angkutan umum Moskow tanpa alat pelindung diri, bahkan jika mereka sudah membayar biaya perjalanan.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved