Berita OKI

Tak Hanya Jadi Objek Wisata, Taman Segitiga Emas Kayuagung Kini Jadi Surganya Pecinta Pakaian Bekas

Taman Segitiga Emas Kayuagung menjadi salah satu icon land mark paling dikenal di kabupaten Ogan Komering Ilir.

Tayang:
Editor: Odi Aria
Tribunsumsel.com/Winando Davinchi
Puluhan pedagang baju BJ (bekas) berbaris disepanjang Taman Segitiga Emas Kayuagung pada Minggu (6/3/2022) siang. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Taman Segitiga Emas Kayuagung menjadi salah satu icon land mark paling dikenal di kabupaten Ogan Komering Ilir.


Letaknya yang strategis dan berada di pusat kota memudahkan bagi siapa pun menuju lokasi tersebut, dan menepikan kendaraannya untuk sekedar mampir sejenak di lokasi taman.


Tak hanya digunakan sebagai tempat rekreasi murah, kini di taman tersebut kita juga dimanjakan dan bisa berbelanja layaknya kalangan (pasar).

Berbagai pedagang mulai dari penjual makanan, minuman, mainan anak-anak hingga penjual baju BJ (bekas) berbaris mengelilingi stadion segitiga emas.


Salah seorang pedagang BJ, Suryanto membenarkan setiap hari Minggu dirinya bersama puluhan pedagang lainnya memadati lokasi.


"Setiap hari Minggu kami buka dagangan sejak pukul 06.00 – 18.00 WIB. Alhamdulillah pengunjung selalu ramai," katanya saat diwawancarai, Minggu (6/3/2022) siang.


Dikatakan lebih lanjut, berbagai macam pakaian, sepatu, topi yang dijual baik untuk pria, wanita dan anak-anak dengan harga yang terjangkau.


"Harga jual di sini sangat murah mulai dari harga Rp 10.000 untuk baju pria dan wanita. Jaket dan sweater rata-rata di bawah Rp 30.000, sepatu kualitas import mulai dari Rp 50.000 — Rp 150.000 dan masih banyak lagi," terang Suryanto.


Disampaikan jika baju bekas impor tetap jadi primadona masyarakat untuk dipakai sebagai pakaian sehari-hari.


"Untuk pembeli bukan hanya asal Kayuagung, bahkan banyak juga dari luar OKI yang sengaja datang ke sini untuk memburu pakaian import bekas dengan kualitas tidak kalah dengan yang dijual di mall," ucapnya.


Sebagai seorang pedagang, menurutnya baju BJ jadi pilihan karena harganya relatif murah dan kualitas tidak kalah dengan baju baru.


"Baju BJ membantu masyarakat yang kurang mampu. Anggaplah hanya punya uang Rp 100 ribu untuk beli baju, kalau beli baju baru cuma dapat bajunya saja atau celana saja tapi kalau BJ bisa dapat satu stel pakaian," bebernya.


Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan OKI, Alamsyah menyebutkan keberadaan pedagang di taman segitiga mas. Sebagian adalah pedagang pasar shopping Kayuagung.


"Saya sangat apresiasi para kejelian para pedagang melihat peluang usaha untuk berjualan di Taman Segitiga Mas. Di mana setiap hari minggu memang banyak masyarakat yang sedang berolah raga atau menghabiskan waktu di sini," ujar Alamsyah.


Masih kata Alamsyah, terkait pedagang pakaian baik BJ maupun yang baru, pihaknya menyambut baik sehingga bisa dikatakan pengganti kalangan Sabtu yang sekarang sudah ditutup. 


"Selain jadi alternatif lokasi berjualan, semoga saja dapat meningkatkan pendapatan pedagang baju BJ," sebutnya.


Diharapkan ke depannya, para pedagang bisa lebih tertib dalam pengatur tempat berjualan.


"Sehingga tidak menghilangkan eksistensi, bahwa lapangan Segitiga Emas sebagai tempat masyarakat untuk berolah raga dan bersantai," tuturnya.

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved