Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Beberkan Hasil Blusukan ke Pasar Terminal AAL KM 12 Palembang 

Usai blusukan meninjau Operasi Pasar minyak goreng (migor) dan stok bahan pokok di Pasar Terminal Alang-alang Lebar (AAL) KM 12 Palembang Provinsi Sum

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/abdul hafis
Menko Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto didampingi Kadis Perdagangan Provinsi Sumsel DR H Ahmad Rizali  MA, saat meninjau Operasi Pasar minyak goreng dan stok bahan pokok di Pasar Terminal Alang-alang Lebar KM 12 Palembang, Sabtu (5/3/2022). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Usai blusukan meninjau Operasi Pasar minyak goreng (migor) dan stok bahan pokok di Pasar Terminal Alang-alang Lebar (AAL) KM 12 Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu (5/3/2022), Menko Perekonomian Dr Ir H Airlangga Hartarto MMT MBA IPU memberikan keterangan pers kepada awak media. 

"Acara hari adalah melihat operasi pasar yang dilakukan dan ini di bawah dari Bulog 6 ton beras, 2 ton gula, minyak goreng curah 8 ton, kemudian minyak goreng dalam bentuk kemasan sederhana 14 ton," ungkap Airlangga Hartarto. 

Airlangga yang juga dikenal sebagai Ketum DPP Partai Golkar ini menjelaskan tujuan dan rencana pemerintah dalam menangani permasalahan kebutuhan bahan pokok di masyarakat saat ini. 

Menko Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers
Menko Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers saat meninjau Operasi Pasar minyak goreng dan stok bahan pokok di Pasar Terminal Alang-alang Lebar KM 12 Palembang, Sabtu (5/3/2022).

"Nah ini adalah tentu kita mendorong dari ketersediaan maupun harga bisa dijangkau dan pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang sedang diberlakukan," kata pria kelahiran Surabaya, 1 Oktober 1962.

Mantan Menteri Perindustrian ini menyampaikan tadi telah berdialog dengan masyarakat para pembeli maupun pedagang yang berharap kontinu suplai barang agar tidak mengalami kelangkaan. 

"Dan tentu tadi harapan masyarakat kontinu suplai terhadap kebutuhan-kebutuhan pokok termasuk minyak goreng ini bisa tersedia," kata mantan anggota DPR RI periode 2009-2014.

Mantan Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Teknik di Universitas Gadjah Mada tahun 1987 ini mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan studinya di Monash University Australia mengambil gelar MBA menjelaskan, jika pemerintah tidak membayar selisih harga.

"Pemerintah tidak membayar selisih harga (refaksi). Yang ada adalah Domestic Market Obligation (DMO) dan juga Domestic Price Obligation. Harga di masyarakat Rp 14 ribu. Barang ini tersedia hanya titik-titiknya di mana," pungkasnya usai menjawab pertanyaan awak media. 

Saat blusukan tadi, Airlangga menanyakan ke warga yang belanja migor, lalu ke beberapa pedagang seperti pedagang minyak goreng serta kebutuhan bahan pokok lainnya di dalam pasar sempat diajak berdialog.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia seperti diketahui sebelumnya telah meluncurkan Minyak Goreng yang berasal dari bahan baku Crude Palm Oil (CPO) hasil Domestic Market Obligation (DMO) yaitu 20 persen dari ekspor CPO untuk minyak goreng. 

"Untuk kita wilayah Sumsel, berdasarkan data yang saya terima mendapat alokasi sebanyak 25.953 ton liter. Ini berasal dari tiga produsen yaitu PT Sinar Alam Permai, PT Musim Mas, dan PT Sungai Budi didistribusikan melalui 20 distributor," kata Kadis Perdagangan Provinsi Sumsel DR H Ahmad Rizali  MA. 

Untuk itu, kata Rizali yang sebelumnya menjabat Karo Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemprov Sumsel, pihaknya berkoordinasi dengan 20 distributor  tentang bagaimana pelaksanaan distribusi itu di Sumsel.

Turut hadir Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita, Wamendag RI Jerry Sambuaga, Kadis Perdagangan Provinsi Sumsel DR H Ahmad Rizali  MA, Kadisdag Palembang M Raimon Lauri, Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati SH MH, para anggota DPR RI asal Sumsel. (Abdul Hafiz) 
 


 
 

 

 

 


 

 

 

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved