Virus Corona

Sumsel Masuk Daftar 14 Besar Provinsi Alami Penurunan Kasus Positif Covid-19 dalam Sepekan Terakhir

Namun kasus kematian akibat Covid-19 masih meningkat meski jumlahnya lebih rendah dibandingkan saat gelombang Delta tahun lalu.

Editor: Sudarwan
Abdul Hafiz
Ilustrasi: Tim Satgas Prokes Liga 2 2021 melakukan tes pemeriksaan swab antigen covid-19 terhadap perangkat pertandingan LOC termasuk jurnalis peliput kompetisi liga 2 grup A mengikuti tes swab antigen di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sumsel, Rabu (6/10/2021). 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masuk dalam daftar 14 besar provinsi yang jumlah kasus positif covid-19 mengalami penurunan.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi.

Siti Nadia Tarmizi mengatakan, kasus positif Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan dalam 10 hari terakhir.

Namun kasus kematian akibat Covid-19 masih meningkat meski jumlahnya lebih rendah dibandingkan saat gelombang Delta tahun lalu.

"Belajar dari pengalaman negara lain yang sudah melewati kasus puncak, dibutuhkan waktu kurang lebih 15 hari untuk (sampai) puncak (angka) kematian terjadi setelah puncak kasus konfirmasi harian," kata Nadia dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (1/3/2022).

Nadia juga mengatakan, saat ini, 14 provinsi tercatat mengalami penurunan kasus Covid-19 dalam satu pekan terakhir.

Ke-14 provinsi itu di antaranya adalah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali Nusa Tenggara Barat, Maluku, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua dan Papua Barat.

Kemudian, kasus Covid-19 di 6 provinsi mulai melandai dalam satu pekan terakhir yaitu, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Gorontalo, Bengkulu dan Lampung.

"Tentunya kasus yang melandai ini kita harapkan terus terjadi penurunan," ujarnya.

Di samping itu, Nadia mengatakan, tren penurunan kasus harian Covid-19 di sejumlah provinsi tersebut menyebabkan perawatan pasien di rumah sakit rujukan melandai.

Ia melanjutkan, hingga akhir Februari, pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit menurun menjadi 35.320.

"Penggunaan tempat perawatan pasien untuk kasus covid-19 saat ini sebanyak 35.320 dengan Bed Occupancy Rate (BOR) 35 persen," ucapnya.

Lebih lanjut, Nadia menambahkan, 60 persen pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, 42 persen bergejala ringan, 36 persen di antaranya mengalami gejala sedang dan 18 persen merupakan pasien tanpa gejala.

"Kami mengimbau masyarakat yang terpapar Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan tidak memiliki komorbid berat ataupun bukan lansia tetap di rumah atau melakukan isolasi secara mandiri dengan syarat-syarat yang terpenuhi," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemenkes: Kasus Covid-19 Turun 10 Hari Terakhir, tapi Angka Kematian Masih Tinggi"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved