Berita Religi

Ustaz Abdul Somad Beri Tanggapan Terkait Pernyataan Menag Suara Azan 'Bagaimana Bisa Silap Umpama'

Dia pun menasihati siapapun untuk meminta petunjuk kepada Tuhan agar tak salah langkah, terutama silap ucap.

YouTube/Ustaz Abdul Somad Official
Tanggapan Ustaz Abdul Somad atas pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada khutbah Jumat di Masjid Kota Bukit Indah, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (25/2/2022) 

SRIPOKU.COM, PURWAKARTA - Pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang bikin gaduh telah menuai pro-kontra.

Pasalnya dia mengibaratkan pengeras suara pada azan masjid dengan hal yang tak etis, sehingga dianggap melukai hati umat Islam.

Tentu saja ini mengundang banyak respon warganet yang mengecam pernyataan Menteri Agama itu.

Potongan ceramah Ustaz Abdus Somad ramai di TikTok berasal dari unggahan Youtube Ustaz Abdul Somad Official, Jumat (25/2/2022).

Ketika menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Kota Bukit Indah, Purwakarta, Jawa Barat, dia menegaskan tak selayaknya azan yang panggilan paling tinggi umat Islam untuk bersalat disamakan dengan anjing.

"Kalimat yang paling tinggi adalah seru azan, lalu binatang yang paling rendah, hina, kotor, dan najis adalah anjing."

"Lalu bagaimana mungkin bisa tersilap dan tersalah mengumpamakan azan dengan anjing," ungkapnya.

Dia pun menasihati siapapun untuk meminta petunjuk kepada Tuhan agar tak salah langkah, terutama silap ucap.

"Jangan sampai aku salah ucap, salah kata. Kita selalu meminta bimbingan kepada Allah," ucapnya.

Terutama, tanpa sebut nama, terkait dengan pernyataan Yaqut yang mengaitkan seruan azan dengan anjing.

Baca juga: Samakan Azan dengan Gonggongan Anjing, Panglima Santri Tausyiahi Menteri Agama : Tak Elok

"Minta lindung kepada Allah. Supaya apa? Jangan salah paham, salah pikir, salah omong," sambungnya.

Dia mengatakan, seruan azan itu penting jika berada di belahan dunia lain.

"Itulah mengapa kita rindu kepada kalimat itu. Ke manapun kita pergi, ke Amerika, Eropa, Australia, kita akan melihat jam dan akan bertanya, 'Mengapa azan belum berkumandang? Mana kalimat-kalimat itu?'," ujarnya.

Dia pun mengingatkan pentingnya seruan azan dengan pengeras suara.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved