Perudapaksa Ditembak Mati

Ingat Lagi Aksi Sangkut Rudapaksa Tunangan Tentara US Army di OKU, Sempat Paksa Korban Reinstall Hp

Begini kronologi Sangkut merudapaksa tunangan tentara US Army di OKU. Ditembak mati oleh polisi.

Penulis: Leni Juwita | Editor: Refly Permana
Sripoku.com/leni
Polisi gelar perkara penangkapan perudapaksa mahasiwi di OKU yang ditangkap mati (tersangka berbaju tahanan di foto merupakan pelaku kejahatan kasus lain). 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Aparat Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu terus mendalami motif perampokan disertai pemerkosaan yang dilakukan Sangkut terhadap mahasisiwi berprestasi di Baturaja.

Sebagai informasi, perudapaksa tunangan tentara US Army itu ditembak mati karena melawan saat akan ditangkap polisi.

Meskipun pelakunya sudah tewas, tapi bila ada perkembangan kasus atau ada pihak-pihak yang berperan terhadap kasus pemerkosaan disertai dengan perampokan itu terus akan diusut.

Hal itu dikatakan Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo SIK saat jumpa pers dihalaman Mapolres OKU Jumat (25/2/2022).

Korban merupakan mahasiswa yang menyewa bedeng kontrakan dan baru satu minggu pindah ke daerah Pancur Kecamatan Baturaja Timur.

Korban tinggal bersama ibundnaya yang berprofesi sebagai tukang pijat yang hanya mengandandalkan uang jasa memijat yang tidak seberapa.

Menurut informasi setelah berpisah dengan suami keduanya (bapak sambung D) kehidupan ibu dan puterinya ini masih terus dibayang-bayangi oleh ayah tiri D.

Akhirnya D dan ibunya pindah ke kawasan Jalan Pancur dan menyewa sebuah bedeng.

Baru satu minggu menempati bedeng terjadialah pristiwa perampokan disertai pemerkosaan itu.

Tersangka juga mengancam dengan senjata api saat melakukan kejahatan.

Tersangka hanya mendapat uang   sebesar Rp. 250.000 dalam aksi perampokan itu.

Uang tersebut merupakan uang  dari jerih payah ibunda D sebagai tukang pijit, uang tersebut untuk keperluan makan sehari-hari.

Selain mendapat mendapat uang Rp 250.00 tersangka juga mengambil laptop dan Handphone korban serta menyuruh korban untuk melepas SIM Card dan menginstal Handphone korban, setelah melepas SIM Card pelaku kembali melakukan pemerkosaan terhadap korban.

Laptop yang dirampas tersangka berisi materi skripsi D.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved