Jangan Salah, Bukan Masker Kain, Ini Masker yang Direkomendasikan Untuk Cegah Penularan Omicron

Untuk menangkal penyebaran virus Covid-19, masyarakat disarankan untuk tidak sembarangan memakai masker.

Editor: adi kurniawan
Kolase Sripoku.com
Ilustrasi Masker 

Meski memiliki nama yang berbeda-beda, ketiganya sesungguhnya memiliki spesifikasi yang kurang lebih sama.

Hal yang membedakan adalah negara atau organisasi yang mensertifikasinya.

Untuk diketahui, N95 disahkan AS, KN95 oleh China, dan KF94 oleh Korea Selatan.

Masker-Masker ini juga tidak hanya bisa digunakan satu kali saja, melainkan bisa lebih dari itu selama kondisinya memungkinkan.

Kondisi yang dimaksud adalah selama Masker tidak ada cairan tubuh, tali pengikat tidak putus, atau bagian hidung tidak patah.

Namun, apabila ketiga Masker tersebut sulit didapatkan, entah karena keberadaannya yang langka di pasar atau harganya yang tidak terjangkau, maka masyarakat disarankan memakai Masker ganda.

Masker ganda ini terdiri dari Masker bedah atau medis sebagai lapisan dalam, kemudian ditambah dengan Masker kain di bagian atasnya.

Penggunaan dua jenis Masker ini secara bersamaan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik dalam menangkal virus varian Omicron.

Masker kain tidak disarankan

Masker yang tidak disarankan adalah Masker tunggal dengan jenis Masker kain.

Masker kain yang dapat digunakan kembali sebagaimana banyak kita temui disebut memiliki tingkat proteksi yang lebih lemah.

Droplet yang berukuran kecil masih dapat menembus pori-pori kain dengan ukuran yang cukup besar.

Jadi, jika kita ingin terhindar dari kemungkinan terpapar varian Omicron, minimalisasi penggunaan Masker jenis yang satu ini.

Meskipun, terbilang lebih ekonomis dan tidak menimbulkan limbah medis layaknya Masker jenis lain.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved