Tiga ASN Pemkab Ogan Ilir Positif Covid-19

Pemkab Ogan Ilir mulai hari ini menerapkan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi sebagian pegawai. 

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/agung
Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar diwawancarai awak media usai rapat paripurna di gedung DPRD Ogan Ilir, Tanjung Senai, Senin (30/8/2021). 

Penulis :Agung

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Gara-gara ada tiga ASN terkonfirmasi positif Covid-19, Pemkab Ogan Ilir mulai hari ini menerapkan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi sebagian pegawai. 

Kepastian ASN terpapar Covid-19 ini disampaikan langsung Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar

“Untuk tahap pertama ini 75 persen dulu yang masuk kantor. Mengingat ada tiga ASN yang terkonfirmasi positif (Covid-19),” kata Panca di KPT Tanjung Senai, Senin (14/2/2022).

Dilanjutkannya, apabila ada peningkatan kasus, maka kehadiran akan dikurangi lagi menjadi 50 persen. 

Namun, apabila tidak ada penambahan kasus, jumlah pegawai masuk kerja akan dikembalikan seperti semula.

“WFH ini kita ujicoba dulu seminggu, kalau tidak ada penambahan kasus kita kembalikan 100 persen,” kata Panca.

Untuk diketahui, ketiga ASN yang terkonfirmasi Covid-19 sedang dirawat di RSUD Ogan Ilir sejak Jumat (11/2/2022) lalu. 

Pantauan beberapa dinas yang berada di lingkungan KPT Tanjung Senai, sudah melakukan tes swab kepada pegawainya dan hasilnya sejauh ini negatif. 

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ogan Ilir, Wilson Effendi mengatakan, begitu ada ASN terpapar Covid-19, surat edaran WFH langsung dikeluarkan. 

"Sehingga mulai hari ini sampai satu dua minggu ke depan, diberlakukan WFH 75 berbanding 25. Sebanyak 75 persen masuk, 25 persen kerja dari rumah," terang Wilson. 

Jumlah ASN di OPD dan sekretariat di wilayah Pemkab Ogan Ilir total berjumlah 953 orang.

Setelah 14 hari pemberlakuan WFH, lanjut Wilson, bakal dievaluasi lagi mekanisme kerja para pegawai.

"Jadi baik OPD maupun sekretariat di Ogan Ilir ini kita lihat bagaimana nanti. Kalau ada kasus lagi, semoga saja tidak, maka akan dikurangi lagi yang masuk kantor," jelas Wilson. 

Di lingkungan KPT Tanjung Senai sendiri kini sudah dilakukan disinfektanisasi di setiap gedung OPD dan sekretariat. 

Dengan adanya WFH ini, lanjut Wilson, tak akan mengganggu kinerja Pemkab Ogan Ilir karena tugas dan pekerjaan tetap bisa dilakukan di rumah. 

"Tidak mengganggu kinerja. Yang penting protokol Covid-19 tetap diterapkan dan jangan ke mana-mana kalau tidak mendesak betul," kata Wilson. 

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved