Virus Corona

JANGAN PANIK! Hasil Positif Tes Antigen Belum Tentu Covid-19, Tes PCR untuk Memastikan Virus Corona

Berbarengan dengan musim pancaroba saat ini banyak masyarakat yang mengalami batuk pilek demam panik lantaran ketika diswab antigen dinyatakan positif

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ilustrasi: Tim Satgas Prokes Liga 2 2021 melakukan tes pemeriksaan swab antigen terhadap perangkat pertandingan LOC termasuk jurnalis peliput kompetisi liga 2 grup A mengikuti tes swab antigen di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Rabu (6/10/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Berbarengan dengan musim pancaroba saat ini banyak masyarakat yang mengalami batuk pilek demam panik lantaran ketika diswab antigen dinyatakan positif.

Sekretaris Dinkes Sumsel dr Trisnawarman MKes, SpKKLP yang juga Penanggung Jawab Rumah Sehat Wisma Atlet Jakabaring Palembang mengatakan per tanggal 11 Februari 2022 penghuni Rumah Sehat Wisma Atlet Jakabaring Palembang sebanyak 11 orang.

"Sekarang penghuninya 11 orang terhitung per pagi ini. Tadinya 13 orang. Sudah pulang 4 orang. Kemudian masuk lagi 2 orang," kata dr Trisnawarman.

dr Trisnawarman yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh mengakui sekarang ini tren pasien covid yang dirawat di rumah sakit terus meningkat.

"Semakin banyak yang positif, semakin banyak yang terus ditracking setelah habis kontak dengan siapa. Semakin banyak penyebaran. Semakin banyak kasus. Himbauannya jangan lupa vaksin bagi yang belum vaksin. Sekarang ini percepatan vaksin yang penting dari pusat. Yang Isolasi Mandiri di rumah cukup banyak. Itu di luar yang dirawat di rumah-sakit," kata dr Trisnawarman.

Ia meminta agar masyarakat tetap menjaga diri dan tidak panik.

Termasuk ketika mendapatkan hasil tes antigen positif.

"Lakukan tes PCR untuk memastikan coronanya. Kalau tes antigen itu orang batuk pilek demam kemungkinan hasilnya akan positif karena banyak virus apa saja itu akan sama muncul positif. Makanya harus diperiksa lanjutan. Ada yang antigen setelah dinyatakan positif, kemudian dicek PCR hasilnya negatif. Jadi belum tentu," terangnya.

PCR adalah singkatan dari polymerase chain reaction. PCR merupakan metode pemeriksaan virus SARS Co-2 dengan mendeteksi DNA virus

"Saran kita kalau kita batuk pilek demam, istirahat di rumah. Kasihan dengan yang lain. Kalau kita kontak harus swab. Jaga jarak dan pakai masker ke mana saja. Cuci tangan pakai sabun. Kalau sakit istirahat, makan vitamin. Kalau kontak ditracking. Jangan malah menularkan. Jangan panik, karena stres bisa menurunkan imunitas kita," pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved