Berita Muba

Warga Lawang Wetan Muba Dikejutkan Penemuan Mayat Mr X di Kebun Sawit, Diduga Pria ODGJ

Warga Desa Tanjung Durian Kecamatan Lawang Wetan dihebohkan dengan penemuan jenazah Mr X di kebun karet desa setempat pada Senin (7/2/2022) sekira puk

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Fajeri Ramadhoni
Warga Desa Tanjung Durian Kecamatan Lawang Wetan dihebohkan dengan penemuan jenazah Mr X di kebun karet desa setempat pada Senin (7/2/2022) sekira pukul 07.20 WIB. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU -- Warga Desa Tanjung Durian Kecamatan Lawang Wetan dihebohkan dengan penemuan jenazah Mr X di kebun karet desa setempat pada Senin (7/2/2022) sekira pukul 07.20 WIB.


Sosok mayat berjenis kelamin laki-laki berusia sekitar 35 tahun tersebut pertama kali ditemukan oleh warga Desa Tanjung Durian bernama Mita. Berdasarkan keterangan dari Mita, saat itu dirinya pergi ke kebun karet bersama orangtuanya bermaksud untuk mantang (sadap) karet).


"Tiba-tiba kami kaget, ada sosok mayat laki-laki dan tidak diketahui siapa. Sontak saja saya berlari menuju rumah dan melaporkan kepada tetangga dan Kades Tanjung Durian," ujarnya.


Mendapatkan laporan tersebut, Kades Tanjung Durian pun melaporkan kejadian tersebut ke Camat Lawang Wetan, Kapolsek Babat Toman dan Danramil Babat Toman.


Sementara itu berdasarkan keterangan warga desa Ulak Paceh bernama Ismail, sehari sebelum kejadian penemuan Mr X tersebut mereka melihat almarhum sempat berjalan-jalan di jalan lintas tengah dari desa Ulak Paceh sampai ke Desa Tanjung Durian.


"Menurut kami diduga bahwa Almarhum Mr. X ini adalah ODGJ. Karena kami warga disini tidak kenal dengan almarhum," ungkapnya.


Sementara itu Camat Lawang Wetan Candra, SKM, MSi beserta Forkopimcam telah menginformasikan kepada masyarakat jika ada yang mengenal almarhum untuk menyampaikan kepada keluarga dan mengambil jenazah dari Puskesmas Ulak Paceh.


"Akan tetapi jika tidak ada yang mengenalnya, maka jenazah akan dikirim ke RSUD Sekayu untuk dilakukan penangan lebih lanjut," jelasnya.


Untuk sementara waktu jenazah disemayamkan di Puskesmas Ulak Paceh, sambil menunggu jika ada keluarga yang akan mengambil jenazah tersebut.


"Berdasarkan hasil visum Et Ripertum oleh tim medis Puskesmas Ulak Paceh yang disampaikan Ole Kapus Andilala, SKM, bahwa di sekujur tubuh almarhum tidak ditemukan adanya unsur penganiayaan," tutupnya.


Hal serupa juga diungkapkan Kapolsek Babat Toman, AKP Adi Akhyat menegaskan jika jenazah yang ditemukan tersebut murni meninggal dengan sendirinya tanpa adanya unsur penganiayaan.


"Korban tidak memiliki identitas, dugaan sementara ODGJ. Tidak ditemukan bekas atau tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban, pada saat ditemukan korban dalan posisi tertelungkup,” tegasnya

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved