Berita Kriminal

Penghinaa Antar ASN di Palembang, Polisi Lakukan Reka Ulang untuk Yakinkan Penyidik

Polrstabes Palembang melalukan rekontruksi (reka ulang) kasus penghinaan atau KUHPidana antara dua orang ASN, Sabtu (5/2/2022).

Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Oki Pramdani
Penyidik unit pidana khusus (pidsus) dan unit Identifikasi Satreskrim Polrstabes Palembang melalukan rekontruksi (reka ulang) kasus penghinaan atau KUHPidana antara dua orang ASN, Minggu (6/2/2022) sore.  

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Penyidik unit pidana khusus (pidsus) dan unit Identifikasi Satreskrim Polrstabes Palembang melalukan rekontruksi (reka ulang) kasus penghinaan atau KUHPidana antara dua orang ASN di Kantor PUBM Sumsel, Minggu (6/2/2022) sore. 

Reka ulang kasus penghinaan antara dua orang ASN dilingkungan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) tersebut dipimpin Iptu Ledi Utomo.

Reka ulang berlangsung kurang lebih setengah jam lamanya.

Dalam berlangsungnya reka ulang mendapat pengawalan ketat dari personel Satuan Sabhara Polrestabes Palembang.

Dalam rekontruksi itu, turut menghadirkan korban yakni Septari Citra Mulanda alisa Citra dan tersangka Ismelita alias Imel yang didamping tim kuasa hukum masing-masing.

Selain menghadirkan Citra dan Imel, sesuai dengan yang tertuang dalam Surat Berita Acara (BAP) juga turut menghadirkan Muhamad Ilham, Rosalina, Rita, Robi Wiranto dan Anton.

Dalam reka ulang yang berlangsung ada tujuh adegan, dimulai dengan tersangka Imel berjalan melewati tangga di lantai satu di depan lobi.

Disana, tersangka melihat korban Citra juga naik ke lantai dua, keduanya bertemu di lobi lantai dua. Korbanpun lalu naik ke lantai tiga, sedangkan tersangka masih berada di lantai.

Keributan diawali dari cekcok mulut kedua ASN yang sejatinya berteman ini terjadi saat korban turun dari lantai tiga menuju lobi lantai gedung tersebut.

Sampai disana tersangka dan korbanpun duduk berdampingan front office lantai dua. Dari keterangan korban, disanalah diduga tersangka mengeluarkan kata-kata tak pantas terhadap dirinya.

Kata-kata yang tidak pantas diucapkan tersangka didengar dan dilihat oleh sejumlah saksi yang merupakan sesama ASN dan pegawai kebersihan di kantor tersebut.

Keributan itu disaksikan dan dengar oleh beberapa orang yang juga ikut dihadirkan dalam reka ulang tersebut, diantaranya, saksi Rita, Robi, Anton, Rosmalina dan Ilham.

Ditengah berlangsungnya reka ulang turut diwarnai adu argumen antara tersengka bersama kuasa hukumnya dengan korban.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved