Virus Corona di Sumsel

Nada Pesimis Walikota Lubuklinggau Bisa Cegah Omicron Masuk, Update Virus Corona di Lubuklinggau

Kasus Virus Corona di Lubuklinggau kembali ditemukan setelah beberapa bulan tidak adanya kasus konfirmasi positif Covid-19 di Lubuklinggau.

Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM / Abdul Hafiz
Walikota Lubuklinggau Drs. H. SN Prana Putra Sohe, M.M 

Penulis: Eko

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Kasus Virus Corona di Lubuklinggau kembali ditemukan setelah beberapa bulan tidak adanya kasus konfirmasi positif Covid-19 di Lubuklinggau.

Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau mengkonfirmasi ada tiga warga Lubuklinggau  terkonfirmasi positif Covid-19.

Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, menyampaikan telah memerintahkan Dinas Kesehatan Lubuklinggau untuk melakukan tracing siapa saja warga yang pernah kontak dengan ketiga orang tersebut.

"Mereka sedang dalam perawatan, kita telah memerintahkan dalam hal ini Dinkes untuk tracking-tracking siapa saja yang pernah kontak," kata pria bersapaan Nanan ini pada wartawan, Jumat (4/2/2022).

Nanan mengatakan meski ada tiga orang terkonfirmasi positif namun di Lubuklinggau belum ada laporan dari Dinkes warga terkonfirmasi terkena positif  Omicron.

"Musi Rawas sudah ada, Empat Lawang juga ada, tapi untuk Lubuklinggau belum (Omicron), hanya saya melihat gelombangnya ini sulit mengatakan kalau kita tidak akan kena," ungkapnya.

Nanan meminta, masyarakat tetap tenang karena Omicron ini tidak terlalu parah dan membahayakan. Terutama bagi masyarakat yang sudah divaksin dan tidak ada penyakit pengorbit.

"Tapi bagi yang belum divaksin dan punya penyakit pengorbit ini berbahaya," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi di lapangan Pemkot Lubuklinggau terus menggalakkan vaksin di setiap layanan kesehatan, baik vaksin dosis 1 maupun vaksin booster.

"Kita terus melakukan upaya vaksinasi, sampai semaksimal mungkin kita akan lakukan. Semua gerai layanan di semua pusat layanan kesehatan belum ada yang kita kurangi dan masih kita buka," ungkapnya.

Nanan menambahkan, sangat bersyukur di tengah presentasi konfirmasi positif tinggi namun dibarengi dengan angka capaian vaksin juga sangat tinggi.

"Kemudian untuk penangan di lapangan seperti apa yang disampaikan oleh presiden, kalau pun terjadi di Lubuklinggau kita sudah punya rumah sakit petanang, kemudian konsentrat untuk oksigen kita sudah punya, perawat dan dokter sudah tahu obatnya, beda dengan dulu kita masih buta obatnya juga kita tahu," ujarnya.

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved