Berita Viral

'Ntar Mati Dihimpit di Dalam Kubur', Viral Rumah Warga Dikepung Tembok Beton, Hanya Ada Cela 10 Cm

Sebuah video ramai dikomentari di media sosial, Senin (24/1/2022). Pasalnya, dalam video yang beredar itu, tembok beton yang merupakan pagar pembatas

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Sudarwan
Instagram @majeliskopi08
Akses rumah warga di Kabupaten Malang tertutup tembok beton pembatas rumah 

SRIPOKU.COM - Sebuah video ramai dikomentari di media sosial, Senin (24/1/2022).

Dalam video yang beredar itu, tembok beton yang merupakan pagar pembatas perumahan menutupi akses rumah milik warga.

Sampai-sampai saat ini warga yang berlokasi di Kelurahan Candirenggo, Singosari, Kabupaten Malang tak bisa lagi melintas.

Kendaraan seperti sepeda motor pun tak bisa lagi keluar dari rumah.

Kokohnya tembok beton setinggi 2,5 meter itu hanya menyisakan sekitar 10 centimeter dari akses masuk rumah warga.

Anak-anak pun tak bisa keluar dan hanya berusaha mengintip dari celah-celah tembok pagar beton.

Warga yang rumahnya tertutup oleh tembok beton tak bisa berbuat banyak, sebab kiri dan kanan rumah juga ada rumah milik warga sehingga akses untuk keluar masuk sudah tertutup total.

Akhirnya, warga yang rumahnya tertutup memilih untuk membeli tanah satu meter untuk akses keluar dan masuk, yang akan tembus ke sebuah lorong sempit pemukiman rumah warga

Masalah pembangunan tembok beton pembatas perumahan itu kini viral dan banyak menjadi sorotan.

@rudymalino:"Cabut ijin pengembang ....sdah melanggar itu dalam pemberian ijin Ipal dan amdal"


@kikiii.83:"Wlwpun ngeras berhak setidakny dibicarakan baik2, alangkah baikny diberikan sedikit jln utk motor kluar masuk, krna klo terllu zhalim bgtu ngerii, ntr meninggalny DIHIMPIT DIDALAM KUBUR"

@fajarmishbah :"Mungkin dr perhitungan luas tanah tembok itu termasuk tanah perumahan dan rumah warga bangunnya terlalu ngepas sama luas tanahnya dimana yg biasanya sih biar ada akses ya hibahin semeter tanah didepan rumah buat akses jalan. Cuma alangkah baiknya kalo kedua belah pihak bisa di mediasi, biar sama2 enak"

Pembangunan tembok beton itu dikerjakan selama empat hari.

Akibat dari penutupan akses warga, ada yang memiliki toko kini tak bisa berjualan karena tak bisa melintas.

Tembok beton pembatas perumahan membentang 50 meter hingga kini menutupi rumah warga

Baca juga: Viral Pengantin Nikah dengan Sepupu, Rumah Suami Cuma Terhalang Tembok, Kalau Mudik Cuma Selangkah

Baca juga: VIRAL Serbuan Cacing Bikin Syok Pemilik rumah, Nempel di Tembok Sampai Masuk Garasi : Merinding

 

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved