Berita Religi

Dahsyatnya Kalimat Aamiin Ya Mujibassailin yang Kerap Dijadikan Penutup Doa, Ini Maknanya Luar Biasa

Bisanya salah satu bacaan doa yang dijadikan penutup ialah kalimat Aamiin Ya Mujibassailin. Lantas apa keutamaan dan maknanya? Simak ulasannya.

Penulis: Tria Agustina | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/Tria Agustina
Arti Aamiin Ya Mujibassailin 

Mujibasailiin ( مجيبالسائلين): Mujiba: artinya Yang Maha Mengabulkan/Menjawab,
as-Saailin: orang-orang memohon/berdoa/meminta.

Jadi, Aamiin Ya Mujibassailin ( آمينَ يَا مُجِيبَ السَّائِلِينَ ) artinya ; “Kabulkan wahai Yang Maha Mengabulkan (Allah SWT) permintaan orang-orang yang meminta/memohon/berdoa atau “Kabulkanlah doa kami, Wahai Tuhan yang menunaikan permintaan orang-orang yang meminta”.

Atau bisa pula diartikan sebagai “Kabulkan do’a kami wahai Dzat Yang Maha Mengabulkan".

Kalimat Aamiin Ya Mujibassailin ini menyimpan makna yang sangat luar biasa. Jika tadi kita sudah sama-sama mengetahui arti dari kalimat tersebut. Mungkin perlu kalian ketahui juga maknanya. Lalu apa makna yang tersimpan di kalimat Aamiin Ya Mujibassailin?

Berikut ulasan selengkapnya.

Makna Kalimat Aamiin Ya Mujibassailin

Apa makna yang tersirat dalam kalimat tersebut? Jika kita berbicara tentang kalimat ini, artinya kita berbicara tentang “Kesadaran”. Kesadaran yang bagaimana dan seperti apa?.

Untuk menjawab ini kita harus menguraikan satu persatu kalimat tersebut.

Pada kata Aamiin yang artinya kabulkanlah atau terimalah, di sanalah kata ‘Sadar’ ini sebenarnya sedang duduk atau dengan kata lain sedang bersemanyam menantikan manusia-manusia berseru Aamiin.

Yakni berserah namun bukan pasrah. Sebab berbicara tentang konteks ‘Terimalah’ kepada Allah SWT artinya kita telah ‘memberi atau melakukan sesuatu’, yang dimaksud ialah tidak meng-hamba dengan buta yakni tidak melakukan apa-apa.

Itulah perwujudan Sadar.

Berikutnya Ya Mujibassailin yang artinya “Wahai Yang Maha mengabulkan orang – orang yang meminta.” Memohon atau meminta dengan permohonan/permintaan yang bijak, memohon (meminta) setelah melakukan.

Bukan meminta namun tidak mau melakukan hal apa-apa.

Kemudian menemukan diri selayaknya orang yang sedang memohon atau meminta.

Tanpa penjelasan panjang lebar, Ya Mujibassailin inilah dimana titik Kesadaran itu terletak.

Jadi bisa disimpulkan jika Aamiin Yaa Mujibassailin merupakan permintaan terhadap Yang Maha Kuasa agar dikabulkan dengan sadar hanya kepada Allah tempat bersandar.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved