Jokowi Kecolongan, 3 Hari Sebelum Kasih Arahan Soal Satelit, Ternyata Kontrak Sudah Jalan

"Soal Satelit Kemhan "BENAR" Presiden pd 4/12/15 mengarahkan agar Slot Orbit diselamatkan tanpa melanggar aturan. Tp kontrak sdh dilakukan tgl 1/12/15

Penulis: Yandi Triansyah | Editor: Yandi Triansyah
KOMPAS IMAGES
Joko Widodo atau Jokowi. 

SRIPOKU.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD kembali membeberkan fakta baru soal kasus satelit di Kemenhan.

Sebelumnya nama Presiden Jokowi disebut oleh eks Kemenhan Ryamizard Ryacudu di kasus satelit.

Ryamizard Ryacudu mengaku pengsian slot pada 2015 tersebut atas perintah Jokowi yang mengeluarkan deskresi.

Padahal saat itu kata mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu Kemenhan tidak punya anggaran.

Namun demi menyelamatkan slot yang ada pihaknya terpaksa menyewa satelit untuk mengisi slot yang ada.

"Pertama karena ada diskresi dan kedua, ada ancaman kedaulatan kalau itu tidak dilakukan," ujar Ryamizard dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com, Senin (17/1/2022)

"Memang belum ada anggaran. Namun, kami harus segera mengisi slot itu untuk menunjukkan komitmen (mengisi slot orbit)," katanya.

Mahfud MD membenarkan Presiden Jokowi mengarahkan di satelit Kemenhan tersebut.

Hal ini diketahui seperti dikutip dari akun twitternya, Rabu (19/1/2022).

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Ia membenarkan soal satelit Kemenhan Jokowi mengarahkan ara slot orbit diselamatkan.

Namun kata Mahfud MD penyelamatan orbit tersebut tanpa melanggar hukum aturan.

Menurut Mahfud Presiden Jokowi mengarahkan pada 4/12/2015.

Namun kata dia kontrak sudah dilakukan pada tanggal 1/12/2015.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved