Berita Religi

Ternyata Inilah 5 Pahala Besar Berhubungan Suami Istri dalam Islam, Dilaknat Apabila Menolak Ajakan

Jima' yang dilakukan pasangan halal tak hanya memberikan kebahagiaan, kesenangan dan keharmonisan saja, melainkan juga sebagai ibadah & ladang pahala.

Penulis: Tria Agustina | Editor: Sudarwan
https://www.instagram.com
Ilustrasi Menikah. 5 Pahala Besar Berhubungan Suami Istri dalam Islam 

"Jika seorang pria mengajak istrinya ke ranjang, lantas sang istri enggan memenuhinya, maka malaikat akan melaknatnya hingga waktu subuh." (HR. Bukhari dan Muslim).

Akan tetapi jika istri memiliki halangan, seperti sakit atau kondisi fisik yang tidak memungkinkan, maka itu termasuk uzur, dan suami harus memaklumi hal ini.

Namun, jika istri mampu untuk melayani suami tapi menolak ajakan suami maka sang istri akan mendapat laknat.

Sesibuk apapun seorang istri, ketika suami mengajaknya melakukan jima', maka istri berkewajiban memenuhi ajakan suaminya kecuali bila ada udzur.

Ini menunjukkan begitu besarnya hak suami terhadap istri.

Bahkan Nabi SAW mengatakan bahwa seorang wanita tidak akan bisa menunaikan hak Allah, sebelum ia menunaikan hak suaminya.

"Demi Allah yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, seorang wanita tidak akan bisa menunaikan hak Allah sebelum ia menunaikan hak suaminya. Andaikan suami meminta dirinya (mengajak jima') padahal ia sedang berada di atas punggung unta, maka istri tetap tidak boleh menolak (HR. Ibnu Majah, Ahmad dan Ibnu Hibban)

2. Hubungan suami istri dinilai sebagai sedekah

Salah satu keutamaan melakukan jima' dengan pasangan yang halal adalah hubungan tersebut akan dinilai sedekah dan merupakan suatu kebaikan yang diberi ganjaran pahala.

"Hubungan jima' dengan istri kalian adalah sedekah. Sahabat bertanya, "Apakah bila kami mendatangi istri kami dengan syahwat akan mendapatkan pahala?"

Nabi bersabda,

"Bukankah jika kalian melakukan jima' dengan yang haram kalian akan mendapat dosa. Oleh karenanya jika kalian melakukan jima' dengan yang halal tentu kalian akan mendapat pahala." (HR. Muslim)

3. Mandi besar pada hari jumat maka langkah kakinya menuju masjid dinilai sebagaimana pahala amalnya setahun

Perlu ditekankan bahwa di sini bukanlah tentang hubungan ranjangnya, melainkan mandi besarnya di hari jumat sebelum berangkat ke masjid untuk menunaikan sholat jumat.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved