Breaking News:

Berita Sriwijaya FC

Stoper Asal Muaraenim Rahmat Juliandri Mengaku Prioritaskan Sriwijaya FC Jika Masih Dibutuhkan

Selain itu karena Rahmat merupakan putra daerah. Rasa cintanya ke tim Sriwijaya FC tentu lebih besar dibandingkan yang lain.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
Dok Pribadi
Rahmat Juliandri, Stoper Sriwijaya FC 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Stoper asal Muaraenim Rahmat Juliandri menyatakan loyalitasnya akan tetap prioritas memilih klub Sriwijaya FC jika masih diajak bergabung musim kompetisi Liga 2 2022 nanti.

"Menyangkut buat musim tahun depan. Kalo Rahmat masih dibutuhkan di tim Sriwijaya FC, Rahmat masih memperioritaskan SFC. Alasannya karena ingin bawa SFC kembali ke Liga 1," ungkap Rahmat Juliandri kepada Sripoku.com, Jumat (14/1/2022).

Selain itu karena Rahmat merupakan putra daerah. Rasa cintanya ke tim Sriwijaya FC tentu lebih besar dibandingkan yang lain.

"Ada keinginan membawa tim ini ke liga 1. Yang bersejarah. Kalau tawaran belum ada. Baru ada secara lisan saja. Mau gak kamu ke sini. Belum Rahmat tanggapi nian karena kompetisi masih lama. Kemarin dari tim liga 2," kata Rahmat.

Jebolan Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya ini karir sepakbolanya banyak membela nama Sumsel dengan mengawali di Sriwijaya FC U-21, memperkuat Tim PON Sumsel ke Jabar, Popnas, Porwil, Pra PON mengungkapkan kesedihan belum beruntungnya Laskar Wong Kito lolos ke Liga 1.

"Kesan kemarin, Rahmat raso dak layak dak lolos. Namun mungkin belum saatnya saja. Karena semua materi pelatih pemain sudah cukup bagus, hanya Allah berkehendak lain. Stamina kita bagus. Rans juga keteteran. Ya itulah bola," ujarnya.

Pasca bubaran tim usai menuntaskan laga pamungkas menghadapi Rans Cilegon pada babak delapan besar Liga 2 2021, Rabu (22/12/2021) lalu, pesepakbola kelahiran Muaraenim, 12 Juli 1993 tidak pulang ke kampung halamannya Dusun Muaraenim, Sumsel.

"Rahmat sejak bubaran tim sampai sekarang masih di Jakarta Pusat daerah Kebon Kacang. Tempat saudara. Kebetulan dia punya penginapan Muara. Dekat Tanah Abang," kata Bek Sriwijaya FC musim kompetisi Liga 2 Indonesia 2019.

Rahmat yang sempat merantau ke klub Mitra Kukar di musim 2020 lalu mengaku selama di Jakarta tetap menjaga fisik dengan menjalani game selama tiga kali dalam seminggu.

"Rahmat sementara ikut di sini ada tim yang sering main game, Senin, Rabu, Sabtu. Selain itu diisi dengan joging.

Insya Allah Februari akan pulang ke Muaraenim. Karena di sini masih ada acara. Main bola gamenya Rahmat selama tinggal di Jakarta. Rencana akan fun game dulu ke Bandung," pungkasnya.

Seperti diketahui Rahmat Juliandri, putra daerah Sumsel yang tahan meninggalkan AHHA PS Pati FC, klub yang diakusisi Atta Halilintar ini demi mendapatkan rekomendasi kembali bergabung dengan Laskar Wong Kito. Setelah dihubungi Ambrizal dan Ferry Rotinsulu.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved