Breaking News:

Heboh Boneka Baby Dolls Memiliki Arwah, Psikolog Asiawatie : Pemiliknya Harus Diperiksa ke Psikolog

Reborn baby dolls atau boneka bayi tiruan, akhir-akhir ini viral, terutama di kalangan selebriti Indonesia.

Penulis: Oki Pramadani | Editor: Sudarwan
(Instagram @ivan_gunawan)
Ilustrasi: Ivan Gunawan menggendong dua bonekanya yang diberi nama Miracle Putra Gunawan dan Marvelous Putra Gunawan. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Reborn baby dolls atau boneka bayi tiruan, akhir-akhir ini viral, terutama di kalangan selebriti Indonesia.

Awalnya Reborn baby dolls atau boneka bayi tiruan mulai booming semenjak sering diekspos artis Ivan Gunawan.

 

Tidak hanya artis Ivan Gunawan, bahkan beberapa artis terkenal lainnya juga memiliki boneka yang harganya mencapai puluhan juta rupiah.

Baca juga: SAYA Memang Gila, Ivan Gunawan Akhirnya Buka Rahasia 2 Boneka Arwah Miliknya: Sewa Babbysitter

Bahkan boneka yang sedang banyak diminati tersebut tidak jarang dijadikan konten youtube oleh sebagian kalangan artis yang mempunyai akun youtube.

Dengan maraknya artis yang memliki boneka baby dolls itulah seakan juga membuat pecinta boneka terhipnotis dengan kelucuannya yang seakan seperti bayi sungguhan.

Menanggapi hal tersebut, Psikolog Asiawatie MPsi dikonfirmasi mengatakan, tidak ada masalah apabila ada orang yang ingin mengoleksi boneka tersebut asal masih dalam batasan yang wajar.

"Kalau untuk mengikuti trend atau hanya sekedar untuk bersenang-senang tidak jadi masalah," ujarnya, Sabtu (15/1/2022).

Dijelaskan Asiawatie, yang menjadi masalah atau tidak boleh bahwa pemilik boneka tersebut menganggap boneka bayi itu adalah manusia atau yang memiliki arwah, sehingga harus dijaga dengan baik bahkan menganggap seperti anaknya sendiri.

"Apabila pemilik boneka itu menganggap boneka bayi tersebut manusia atau memiliki arwah mungkin harus diadakan pemeriksaan lebih lanjut lagi ke sikolog," katanya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved