Breaking News:

Peredaran Uang Palsu di Lubuklinggau Bikin Pedagang Resah, Pelakunya Nyolot Saat Hampir Ketahuan

Peredaran uang palsu di Lubuklinggau semakin meresahkan pedagang. Beberapa hari ini, sejumlah pedagang sudah menjadi korban.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/eko
Moris suami Etik pedagang tertipu uang palsu di Pasar Batu Urip, Kota Lubuklinggau, Sumsel, Jumat (14/1/2022).  

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Masyarakat Lubuklinggau Sumsel saat ini diminta waspada dan teliti terhadap peredaran uang palsu di Lubuklinggau saat melakukan transaksi jual-beli.

Baru-baru ini, Etik Pramita salah satu pedagang di Pasar Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Timur I menjadi korban peredaran Upal pecahan Rp 100 ribu.

Moris, suami Etik, mengaku mendapatkan uang palsu ini dari seorang laki-laki melakukan transaksi jual beli di warungnya Kamis (13/1/2022) pagi kemarin.

"Pelakunya laki-laki dialeknya (logat bahasa) seperti bahasa Medan, agak kurus tinggi," ungkap Moris, Jumat (14/1/2022).

Awalnya, pelaku membeli telur Rp 10 ribu menggunakan uang pecahan Rp 100 ribu.

Saat uang tersebut diterima Etik, Etik merasa janggal karena serat uang yang diberikan pelaku berbeda dengan uang pada umumnya.

Karena ada yang janggal Etik sempat meminta ditukar uang lainnya. Namun, saat Etik meminta tukar, pelaku langsung marah sembari mengatakan bila uang dibawanya hanya itu.

"Kemarin istri sempat curiga, namun karena takut jadi buru-buru kasih kembalian dan terus masuk ke warung lagi," ungkapnya.

Setelah Moris pulang, Etik bercerita kepada suaminya bila dia menerima uang pecahan Rp 100 dari pembeli, namun bentuknya dan warnanya mencurigakan.

"Setelah dapat cerita saya langsung minta dan ternyata saya periksa benar itu uang palsu, karena bentuknya persis seperti kertas, sangat beda dengan uang asli," paparnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved