Cara Mengetahui Bisa atau Tidaknya Ikut Vaksin Booster di Sumsel, Buka Aplikasi PeduliLindungi

Vaksin booster atau vaksin dosis ketiga untuk penguat diberikan secara gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia. Sumsel juga sudah mulai melakukan.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/linda
Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy, saat meninjau kegiatan vaksinasi di RSUD Gandus, Jumat (14/1/2022). 

Penulis: Linda

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Vaksin booster atau vaksin dosis ketiga untuk penguat diberikan secara gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Vaksinasi booster diperuntukkan bagi yang berusia 18 tahun ke atas yang telah menerima vaksin dosis kedua.

"Masyarakat umum dengan usia 18 tahun ke atas sudah bisa melakukan vaksinasi booster," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy, saat meninjau kegiatan vaksinasi di RSUD Gandus, Jumat (14/1/2022).

Lesty menjelaskan, untuk masyarakat umum usia 18 tahun ke atas bisa dicek di aplikasi PeduliLindungi apakah sudah ada tiket untuk vaksin boosternya.

Jika sudah ada bisa melakukan vaksinasi di faskes terdekat. Jika belum ada tunggu sampai ada.

"Cara ceknya masuk ke Aplikasi PeduliLindungi lalu buka profil dak klik Sertifikasi Vaksin. Kemudian klik nama kita dan nantinya akan muncul keterangan vaksinasi pertama, kedua dan ketiga.

Nah lihat bagian di vaksinasi ketiga apakah sudah tertera tanggal vaksinasi untuk dosis ketiga," jelasnya.

Kalau sudah ada tiket atau keterangan vaksinasi dosis ketiga bisa ke faskes terdekat untuk melakukan vaksinasi.

Sedangkan untuk lansia bisa langsung saja ke faskes terdekat, jika sudah melakukan vaksinasi dosis kedua dengan jarak 6 bulan.

"Ketersediaan vaksin di Sumsel ada 2 juta yang sudah didistribusikan ke faskes yang ada di Sumsel. Nantinya juga masih rutin akan dikirim vaksin selanjutnya," ungkapnya.

Menurutnya, vaksian akan ditambah terus, maka manfaatkan ketersediaan vaksian yang ada daripada kadaluarsa ini harus digunakan terus.

Sementara itu untuk percepatan vaksinasi Gubernur Sumsel Herman Deru juga sudah mengeluarkan surat edaran nomor 004/SE/DINKES/2022 tentang percepatan vaksinasi Covid-19.

"Semua Kabupaten/Kota segera melaksanakan percepatan vaksinasi, termasuk vaksinasi anak-anak usia 6-11 tahun. Jadi semua kabupaten/kota sudah boleh melaksanakan vaksinasi anak-anak," kata Lesty.

Menurut Lesty, hal ini dilakukan untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka, tentunya dengan memanfaatkan stok vaksin yang tersedia.

Percepatan vaksinasi ini juga sebagai bentuk untuk pencegahan varian Omicron, tentunya dengan tetap menerapkan Prokes.
 
Sementara itu  rincian capaian vaksinasi saat ini 79,70 persen atau 5,023,661 untuk dosis pertama dari target vaksinasi di Sumsel sebanyak 6,303,096 orang. Sedangkan untuk dosis kedua baru 2,900,681 atau 46,02 persen.

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved